Selasa, 16 September 2014

Pemesanan Mesin Pencetak Pelet Bapak Andre Jember




Terima Kasih

Pemesanan Mini Aquaponik Bapak Mugiyanto Tangerang






Terima Kasih

Kamis, 14 Agustus 2014

Beberapa pemesanan produk kami







MESIN PENCETAK PELET (UJI COBA MEMBUAT PELET BURUNG)



 MINI HIDROPONIK (PEMESANAN BAPAK HASDIANSAH POLITEKNIK MANUFAKTUR NEGERI BANGKA BELITUNG)





(MINI HIDROPONIK PEMESANAN SMA ISLAM PB SOEDIRMAN BEKASI)
TERIMA KASIH :-)

Kamis, 24 Juli 2014

Pembuatan Instalasi kolam pembesaran ikan skala rumah tangga randi farm






Kolam pembesaran ikan yang saya buat dari drum air volume 200 liter yang saya belah menjadi dua. Beberapa metode yang saya terapkan yaitu memperhatikan kadar oksigen air didalam kolam, bentuk kolam bundar, terlindungi oleh air hujan secara langsung, dan sirkulasi air dilakukan dengan cepat.Rencana kolam akan saya tebar benih ikan lele dengan kepadatan 250 dan 350 bibit (kepadatan tebar tinggi), sehingga akan memerlukan

  1. Memperhatikan kadar oksigen didalam air. Hal ini dilakukan karena kepadatan tebar tinggi memerlukan oksigen yang tinggi didalam kolam. Cara meningkatkan kadar oksigen didalam kolam kami lakukan dengan 2 cara yaitu penambahan aerator didalam kolam dan sirkulasi air kolam dengan cepat yang dilakukan terjadwal dan rutin. 
  2. Bentuk kolam bundar. Kolam bundar memudahkan aliran kotoran terserap oleh saluran sirkulasi didalam kolam. Kolam bundar dan sempit menjadikan ruang gerak ikan lebih sempit tujuannya mengurangi energi pengeluaran ikan dan memudahkan pakan terlihat dan cepat termakan. 
     
  3. Sirkulasi air dilakukan dengan cepat. Saya menggunakan pompa air shimizu yang biasa digunakan untuk menyedot air sumur untuk sirkulasi, sehingga aliran air yang di sirkulasi lebih cepat. Kedepannya jika ingin menambah kolam, cukup membuat instalasi sirkulasi karena pompa air shimizu diposisi yang sama sudah cukup kuat membuat tenaga sedot dan pompa di dalam kolam.
     
  4. Memiliki kanopi agar terlindungi dari udara luar secara langsung dan air hujan. Tujuannya agar mengurangi masukan dari luar kedalam kolam, sehingga kestabilan kolam tetap terjaga. kami juga berikan jaring pelindung diatas kolam, mencegah ikan lele ompat atau predator dari luar.
     
    Selanjutnya kami sedang mempersiapkan pembuatan pakan buatan untuk stok pakan sebelum kami menebar benih ikan lele. terima kasih :-)

Sabtu, 19 Juli 2014

Bertani Terpadu Skala Rumah Tangga (bagian 6. Hidroponik Organik)






Sekarang ini masyarakat mulai tertarik tehnik budidaya sistem hidroponik, karena tehnik ini dianggap sederhana, bisa dilakukan dimana saja dan tidak memerlukan lahan tanah sebagai penanaman. Tehnik hidroponik cocok diterapkan skala rumah tangga karena masyarakat bisa bercocok tanah didalam rumah. Tehnik inipun bisa dibuat otomatis dimana setiap hari tidak perlu menyiram tanaman dan menambahkan nutrien untuk tanaman secara manual. Dalam sistem pertanian terpadu skala rumah tangga saya sama sekali tidak menggunakan pupuk luar atau pupuk AB mix. Karena didalam sistem pertanian terpadu menhindari bahan masukan dari luar agar aliran energi tetap berada didalam sistem. Sehingga nutrien untuk tanaman saya hasilkan dari pupuk cair organik yang berasal dari komposter. Pupuk cair ini saya tambahkan oksigen dengan aerator dan saya campurkan dengan air perbandingan 1 liter pupuk cair organik.dengan 30 liter air.

Hidroponik Organik.
Sebetulnya pengertian organik akan berbeda jika diliat dari sudut pandang bidang-bidang kajian. Tapi secara awam saja istilah organik disini yaitu pemberian nutrisi berupa nutrient kepada tanaman menggunakan bahan-bahan yang kita fermentasi sendiri dari komposter yaitu berasal dari penguraian feses kelinci, fesen ayam, urine kelinci dan sisa tanaman yang kita buatkan didalam komposter. Komposter menghasilkan pupuk cair dan kita manfaatkan sebagai sumber nutrient untuk tanaman.Satu-satunya bahan dari luar yang kita gunakan dalam budidaya hidroponik organik yaitu arang sekam. Tehnik hidroponik organik yang saya terapkan menggunakan subtrat arang sekam dan pupuk kompos padat dengan perbandingan 1 : 1. Setiap hari saya mengalirkan nutrient kedalam wadah penanaman menggunakan pompa aquarium dengan watt rendah. Sehingga berjalan secara otomatis.



Hidroponik subtrat dengan media arang sekam dan pupuk kompos padat, menanam kangkung, selada, sawi dan bayam.








Hidroponik organik yang saya kerjakan meliputi hidroponik pakan hijauan untuk kelinci menggunakan biji padi.

Sistem pertanian terpadu skala rumah tangga menghasilkan sayuran dan pakan hijauan denga sistem hidroponik organik, sehingga aliran energi tidak keluar dari sistem. Hasilnya adalah sayuran yang sehat dan pakan hijuan ternak yang melimpah. Selanjutnya akan masuk ke tehnik budidaya pembesaran ikan dalam sisten bertani terpadu skala rumah tangga bagian 7. Terima kasih

Bertani terpadu skala rumah tangga (Bagian 5. Pembuatan Biogas Sederhana)






Tehnik pembuatan biogas sederhana ini saya terinspirasi dari Pakistan Science Club, dimana sekelompok anak muda membuat instalasi biogas sederhana menggunakan alat-alat yang sederhana. Saya mencoba menerapkan tehnologi ini dengan menggunakan alat-alat sebagai berikut :

  1. Galon air
  2. Pipa pvc 1 inci
  3. Dob Pipa pvc
  4. Selang
  5. Ban dalam motor
  6. keran besi
Cara pembuatan instalasi sebagai berikut :
  1. Buat dua lubang didalam galon yang satu menghadap ke atas sebagai lubang pemasukkan bahan biogas. Lubang kedua menghadap samping untuk pengeluaran bahan biogas. Diantara sela-sela lubang ditutup dengan campuran tanah dan lem cair korea supaya menghindari gas didalam galon keluar.
  2. Pada bagian leher atas galon dilubangi untuk saluran untuk masuknya selang distribusi gas.
  3. Selang yang berasal dari galon dibuat cabang tiga yang pertama akan masuk ke dalam ban dalam motor untuk ditampung, dan saluran yang lain disambungkan dengan keran besi untuk pengeluaran gas.
  4. Galon dicat hitam untuk menghindari pertumbuhan lumut penghasil oksigen didalam galon.
  5. Perbandingan bahan baku yaitu 1 bahan feses : 1 air artinya jika ingin menambahkan 10 kg feses kelinci/ayam  saya juga akan berikan 10 liter air sehingga total didalam galon 20 kg. Bahan feses dan air diaduk secara merata sebelum dimasukkan ke dalam galon reaktor.
  6. Gas metana mulai tercipta satu minggu kemudian, biasanya dalam 2-3 hari ban dalam akan membesar namun hanya menyimpan karbon dioksida sehingga perlu dibuang.
 Bahan feses dan sisa kompos dihaluskan lebih baik


sumber : Video youtube cara perakitannya

Didalam sistem pertanian terpadu skala rumah tangga ini, biogas sebagai salah satu tehnik pengelolaan feses kelinci, feses ayam, dan sisa bahan organik untuk kita panen gas metan agar dihasilkan sumber energi bahan bakar. Selain itu sisa bahan  hasil biogas bisa kita gunakan untuk pupuk padatan. Dalam beberapa hari setelah saya postingkan informasi ini akan saya postingkan hasil pembuatan biogas yang saya kerjakan. Setelah biogas kita kerjakan kita akan masuk ke tahap penanaman sayuran hidroponik  di bagian 6. Terima Kasih

Bertani Terpadu Skala Rumah Tangga (Bagian 4. Komposter pengurai kotoran dan sisa sayuran)






Sistem pertanian terpadu memerlukan tahap dimana terjadi proses penguraian bahan yang molekulnya lebih besar menjadi lebih kecil dan terjadi perubahan energi. Salah satu tahapan yang penting didalam sistem pertanian terpadu yaitu proses pengomposan dengan  alat yang biasa disebut komposter. Prinsip sederhana yaitu bahan sisa organik kita masukkan ke dalam ruangan tertutup namun tetap ada udara keluar, dengan dibantu bakteri pengurai EM4 sebagai agen perombak bahan baku limbah peternakan baik dari kelinci, ayam dan ikan. Dengan dimasukkan kedalam drum ini bahan limbah akan diuraikan oleh bakteri pengurai namun tidak menghasilkan bau yang terlalu menyengat, sehingga masih terlindungi.
Proses komposter ini menghasilkan tiga output yaitu

  1. Bahan cair organik, 
  2. Bahan cair padat dan 
  3. Larva maggot Black Soldier Fly.

 Akan kami jelaskan satu persatu tahapan yang saya terapkan.
A. pengumpulan bahan baku limbah pertanian baik dari feses dan urine kelinci maupun kotoran ayam, sisa pakan dari kelinci, dan sisa akar dari rumput padi yang tidak dimakan, sisa sayuran hasil hidroponik. Setelah itu bahan disemprot secara merata dengan campuran 250 ml EM4 + 250 ml molase + 1 liter air.





 B.Pengomposan bahan baku didalam drum komposter



C. Selama 2 minggu akan menghasilkan bahan pupuk cair organik, pupuk cair organik dari komposter terlebih dahulu di beri aerasi untuk mengurangi bau dan mempercepat proses penguraian pupuk organik cair. Saya menggunakan aerator untuk memberikan oksigen didalam pupuk organik cair.



Pemberian aerasi untuk pupuk organik cair



D. Menghasilkan larva Black Soldier Fly (maggot). Proses komposter juga menghasilkan ouput lain yaitu maggot atau larva Black Soldier Fly. Maggot ini muncul dengan sendirinya didalam drum. Maggot sangat baik sebagai sumber protein ikan dan ayam. Berikut gambar dan proses pemanenan maggot BSF.







E, Bahan Pupuk Padat. Bahan ini yaitu bahan padatan hasil dr komposter yang sudah matang. Bahan ini dicampur dengan arang sekam dengan perbandingan 1 : 1 digunakan sebagai media penanaman hidroponik organik didalam sayuran hidroponik. Bahan pupuk padat juga digunakan untuk bahan baku pembuatan biogas untuk kita ambil gas metana dan menghasilkan pupuk organik.






Tahap komposter menghasilkan 3 output yaitu Pupuk cair Organik untuk nutrisi hidroponik organik, Pupuk padat sebagai sumber media hidroponik organik serta bahan baku biogas, dan larva  maggot BSF. Selanjutnya akan kita bahas pembuatan biogas didalam sistem pertanian terpadu skala rumah tangga bagian 5. Terima kasih