Rabu, 16 Maret 2011

Sistem Resirkulasi Akuaponik

Sistem resirkulasi yang dimaksud di sini adalah memanfaatkan kembali air yang telah digunakan dalam budidaya ikan dengan filter biologi dan fisika berupa tanaman dan medianya. Sistem resirkulasi disini yaitu air yang berasal dari wadah pemeliharaan ikan dialirkan ke lahan hidroponik.



Hidroponik yang digunakan bisa menggunakan sistem NFT dan bisa menggunakan hidroponik substrat dengan media tanam campuran pasir, arang sekam. Kemudian air yang sudah difilter tersebut akan dialirkan kembali ke dalam kolam ikan secara grafitasi.Demikian proses resirkulasi berlangsung secara terus-menerus. Penambahan air dari luar hanya dilakukan pada saat tertentu untuk menjaga agar ketinggian air kolam tidak berkurang. Peran tanaman disini sebagai filter dari pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman. Dengan digabungkan hidroponik sistem NFT atau substrat makan akan terjadi dua kali penyaringan kotoran ikan. Penyaringan pertama yaitu disaring oleh perakaran tanaman dan penyaringan kedua yaitu kotoran akan diendapkan pada media aliran air yang datar. Sehingga menghasilkan pengendapan kotoran ikan yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi tanaman.

2 komentar:

YUDA CAHYANING SAPUTRO mengatakan...

tolong di jelaskan
1. apa isi dlm botol air mineral tersebut, pasir dan arang sekam,, kalau pakai arang kayu bisa apa tidak?
2. jarak antara wadar air mineral dengan dasarnya berapa cm?
3. guna strofoam buat apa..
ini sangat menarik mas randy, tolong di bantu ilmunya. thx b4

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Yuda :
1. Kami sudah tidak menggunakan sistem ini, namun kami menggunakan sistem arang sekam dengan hidroponik subtrat.

2. Jaraknya dibuat 5 cm.

3. Sterofoam digunakan sebagai media untuk menggantungkan tanaman agar perakaran bisa menjulur kebawah dan batang menjulur ke atas. Tanpa sterofoam, tanaman tidak bisa berdiri.

Terima Kasih

Randi Farm

Posting Komentar