Minggu, 01 Mei 2011

Budidaya lele padat tebar pada Sistem Akuaponik



Pada link berikut ini http://www.youtube.com/watch?v=IKjrI880zU0 kita bisa melihat budidaya lele intensif padat tebar. Budidaya lele ini dilakukan di malaysia dimana lele dibudidayakan dengan sangat intensif, padat tebar dilakukan di kolam fiber diameter 3 meter, dengan ketinggian sekitar 1 meter. Tiap kolam ada yang diisi 10.000, 15.000 bahkan sampai 20.000 ikan. Jadi dalam satu kolam ukuran diameter 3 m tinggi 1 m, bisa menghasilkan 10 sampai 20 ton ikan. Bagaimana tehnik ini bisa dilakukan??
Ternyata ada tiga prinsip penting yang harus diperhatikan yaitu :
1. Kebersihan air, dalam budidaya ikan lele padat tebar, air harus selalu dalam kondisi bersih atau jernih jadi diperlukan suatu sirkulasi.
2. Kebutuhan oksigen, dalam budidaya ikan lele padat tebar diperlukan oksigen untuk meningkatkan kandungan oksigen di air.
3. Pakan ikan, pakan ikan berprotein tinggi akan mempercepat pertumbuhan ikan.
Selain itu budidaya dilakukan di tempat tertutup agar menghilangkan penyakit yang sering dialami oleh ikan lele. Hasil penelitian kami di lahan produksi Randi Farm didapat dengan sistem aquaponik yang kami lakukan mampu menghasilkan air yang bersih dan meningkatkan kebutuhan oksigen dengan sistem sirkulasi.



Bagaimana Sistem akuaponik berhubungan dengan budidaya ikan padat tebar ??
Air yang dipompa dari kolam ikan akan masuk ke lahan budidaya tanaman, atau dalam arti lain akan masuk ke sistem hidroponik. Disini air akan mengalami dua filterisasi.
1. Filter pertama dari perakaran tanaman. Kotoran akan difilter langsung oleh perakaran tanaman sebagai sumber nutrisi.
2. Filter kedua yaitu pengendapan kotoran pada lahan budidaya hidroponik pada tempat yang datar. Kotoran memiliki berat yang lebih besar dibandingkan aliran air, sehingga kotoran akan mengendap di lahan hidroponik tanaman.
Air yang keluar dari sistem output akan masuk kembali ke kolam ikan dan memberikan percikan oksigen sehingga meningkatkan kadar oksigen dalam kolam. Selanjutnya bagaimana kita mampu memberikan pakan ikan berkualitas untuk ikan lele. Dan sebaiknya perlu membuat pakan buatan agar tidak terlalu bergantung dengan pelet pabrik yang harganya sudah sangat mahal.

76 komentar:

cece watumas mengatakan...

kereeen bro.....minta alamat lokasi farm nya.trims sebelum + sesudahnya.

Bernardinus Mei Indriyanto mengatakan...

Ide briliant, belum pernah terpikir sebelumnya, terimakasih mas atas pencerahannya...

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Cece : maaf baru kami balas..alamat kami ada di jalan KS Tubun Purwokerto.Dekat universitas jenderal soedirman.
@Bernaedinus : Sama-sama semoga bisa bermanfaat.

ali mengatakan...

ane tertarik dengan akuaponik,cuma ada pertanyaan...pompanya apa terus dijalankan atau ketika kuras kolam aja.kalo terus menerus apa g mahal di BBM/Listriknya.terima kasih untuk jawabannya....

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Betul..pompa sebaiknya terus berjalan. Gunakan pompa aquarium yang memang diset untuk menyala 24 jam dengan biaya listrik rendah. Kemampuan pompa gunakan yang mampu menyedot hingga ketinggian 2 meter.
Fungsi oksigen sangat penting untuk menjaga kadar oksigen dalam air tetap tinggi agar mampu menampung ikan lele dengan kepadatan tinggi pula.

penjualan barang antik mengatakan...

malam bang randi, sukses untuk anda. saya rencana mau budidaya lele. setelah baca tulisan bang randi untk luasan 8m2 dgn benih 3200 ekor tanpa ada kematian berapa bang hasil berat lele pada waktu panen? trus berapa bulan dipanen dan habis berapa kg pakan yang diberikan?.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Salam Kenal @Penjual barang antik

terima kasih atas apresiasi yang baik dari saudara. Saat ini kita belum panen. Tapi pernah kita sortir dan pernah kita compare dengan orang yang pernah membudidaya lele. Hasil sortiran ada lele yang sudah bisa dipanen dan saat ditimbang beratnya 1,5 ons/ per lele. yang berarti sekilo isi 7-8 lele. Padahal menurutnya dengan panjang dan besarnya ,biasanya lele hasil sortiran kami untuk sekilo isi 12 lele/kg. Jadi dengan ukuran yang sama lele kami jauh lebih berat. untuk Pakan sesuai dengan FCR lele..Untuk lele dumbo 1 : 1, untuk sangkuriang 1 : 0,75...namun karena pakannya organik jadi kita bisa menghemat pakan, tanpa menggunakan pakan pelet..

renswhae mengatakan...

dalam sistem aquaponik ni pak, tanaman pa saja yg bs dignakan pak..???

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@renswhae :
Yang sudah pernah kami coba :
sayur kangkung, selada, sawi, caisim, bayam, tomat, timun, cabe, terung.

Dadang Nugraha S mengatakan...

10.000 sampai 20.000 ekor berarti 1 sampai 2 ton dong, bukan 10 sampai 20 ton...(10.000x100gr=1.000.000gr)

salam,

LELASURAMADU LOVES CATFISH mengatakan...

Menarik !! Saya malah masih belum berhasil dengan sistem tebar padat tinggi

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Insya4wl dengan mau mencoba dan tetap menyediakan prinsip yang dibutuhkan dalam sistem padat tebar semua bisa tercapai.

anak bangsa mengatakan...

mas randi enaknya belajar budi daya lele dengan mas randi atau di rumah pak gunawan, apa materi yang di berikan sama kan anda berpatner denga pak gunawan

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Dulu memang kami menggunakan sistem pak gunawan..tapi sekarang sudah tidak lagi. Tapi pada prinsipnya apa yang diajarkan sama-sama baik dan membuat air yang berkualitas. Terima Kasih

Randi Farm

wicak mengatakan...

Salam sukses Bang Randi,
Saya terkesan dengan teknik padat tebar tanpa ada kematian.
Saya baru menebar lele sangkuriang 3000 ekor ukuran 5-7 dengan luas kolam terpal 20 meterpersegi. Tapi kok angka kematiannya tinggi sekali.
Dasar kolam sudah saya kasih kapur dan pupuk kandang, sudah saya rendam dengan air setinggi 20 cm selama seminggu, lalu saya tebar bibit.
Kebanyakan lele yang mau menjemput maut ada di permukaan dengan posisi tegak. Banyak bercak putih di mulut dan sekujur tubuh.
Mungkin Bang Randi ada solusi.
Terimakasih atas atensinya

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Salam

Terima Kasih atas apresiasi yang baik dari saudara. Diliha dari penjelasannya seperti ada yang harus disempurnakan yaitu :
1. Pemberian kapur kedalam kolam terpal sebaiknya jangan dilakukan.Didalam kolam terpal tidak perlu diberi kapur, kecuali jika didalam kolam tanah. itupun diberikan di pinggiran kolam tanah.
2. Pupuk Kandang. berapa banyak pupuk kandang diberikan kedalam kolam?Jika memang menggunakan pupuk kandang ayam membutuhkan proses yang cukup lama.kurang lebih satu bulan untuk menghilangkan amoniaknya. Sedangkan yang dilakukan hanya satu minggu. Sehingga amoniaknya sedang tinggi.
3. Ketinggian air kolam yang hanya 20 cm sangat mudah berubah kondisi airnya, sehingga kurang stabil, dengan kondisi cuaca di Indonesia yang skrg ini.

Saran saya :
1.Jangan gunakan kapur.
2.Gunakan pupuk kompos dan dalam pemberiannya dicampur dengan tanah didalam karung beras.
3. Air kolam ditinggikan minimal 1 meter lebih.

Terima Kasih

Randi Farm

wayan budhiana mengatakan...

Sangat menginspirasi Mas,

saya sangat tertarik terhadap ide akuaponik ini.
Saat ini saya masih kerja di singapore,
tapi ntar pulang kampung saya pengen terjun ke dunia akuaponik. Mohon bimbingannya nanti.
Kalau boleh tau perhitungan secara bisnis nya bagaimana mas?
terutama masalah pengeluaran dan marketingnya.
Trus bagaimana dengan suhu, apakah harus di tempat yg agak tinggi agar tanaman bisa tumbuh subur atau tempat yang agak panas seperti kota denpasar juga bisa?

Terima kasih sebelumnya.

DEFA mengatakan...

P randi salam kenal dari Deva sragen, saya sangat tertarik dan akan mebuat sistem aquaponik yang p randi canangkan, yang saya tanyakan "budidaya dilakukan di tempat tertutup maksudnya gimana pak? apa di ruangan yang tertutup atau diatas kolam dikasih tanaman hidroponik, atau yang bagaiman p randi? mohon penjelasan. trimakasih banyak.pa

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Budidaya ikan lele yang sekarang kami terapkan ditempat terbuka..dengan sistem hidroponik dengan menggunakan air dr ikan sebagai nutrisinya..Kami tetap membuat lokasi budidaya ikan sendiri dan budidaya sayuran hidroponik sendiri. Lokasi berdampingan agar penyaluran air bisa lebih mudah.

Terima Kasih

Randi Farm

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Silahkan bapak wayan..dengan senang hati kami akan membantu sesuai dengan apa yang sudah kami lakukan.

Terima Kasih

Randi Farm

Anonim mengatakan...

apakah di pelatihan sistem spti diatas ini juga diajarkan?, apa materi pelatihannya?.sy mau konsen di pembenihan, apakh sistem ms randi sudah bisa menjawab prmasalahan klasik pembenihan, yakni pakan larva sd uk 3-5? fase tersulit pembenihan adalh menjaga kehidupan dari larva sd uk 3-5 ini hasil sy pelatihan di sukabumi.permaslahn klasik lainnya adalh kebutuhan pakan larva berupa casut yg susah di dapat.

Anonim mengatakan...

slm knl dri didi nk grogol cilegon banten
mau ikut ny nih
gmn cra bwt pkn organik/pkn alternatif
biar ngurangin pkn plt
byr ngk trgantung ma pkn plet
kira"panen brp hri?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Silahkan kunjungi link postingan kami di http://randifarm.blogspot.com/2012/04/pembenihan-ikan-lele-organik-dengan.html dan juga http://randifarm.blogspot.com/2012/05/menciptakan-kolam-pembenihan-lele.html..Nanti mudah-mudahan akan mendapat informasi yang bermanfaat..

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Pakan terbaik untuk pembesaran lele tetap dalam bentuk pelet..namun sebaiknya pakan kita mampu untuk membuat sendiri jangan tergantung dengan pakan pabrikan, dibantu hijaun dan pupuk kompos juga untuk makanan tambahan ikan lele.

Anonim mengatakan...

bagaimana jika hanya dg pakan probiotik organik spt azola dn magot, apakh mash kurang cukup? knapa ms randi masih pake pelet buatan, tdk menggunakan azola dan magot saja spt pa Gun?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

maggot sebetulnya bisa menjadi alternatif. Namun sebagai makanan utama ikan lele syaratnya sebagai pakan tidak terpenuhi karena, terlalu lama dalam budidaya, membutuhkan tempat yang luas dan polusi bau juga.
Azzola memang menghasilkan protein yang tinggi.Namun protein dari sumber nabati dalam diserap oleh pencernaan ikan sangat kurang lebih cepat dr protein hewani. Sebagai contoh jika saya memiliki kolam sebanyak 100 buah..butuh berapa luasan azzola harus saya siapkan...dan butuh berapa luasan tempat budidaya maggot harus saya siapkan..terlalu besar dan terlalu banyak memakan biaya. Budidaya maggot menghendaki tempat yang teduh dan lembab. Berapa banyak rumah yang harus disiapkan untuk mensuplai 10-15 ton ikan lele yang setiap hari lapar 4 kali sehari. Sehingga teknologi pakan memang yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan nutrisi dan makanan ikan. Dan kami juga membuat pelet sendiri agar bahan baku yang kami buat tetap segar dan tanpa penyimpanan yang lama dan tanpa bahan pengawet.. :-)

Semoga bisa memberikan manfaat untuk kita semua..

Terima Kasih

Randi Farm

Anonim mengatakan...

slm knl dari kalee cilegon, saya tertarik dgn sistem budidaya ala mas randi, saya mau tanya cara bikin pelet buatan, dan bahannya apa aja? terus kpn yah ada pelatihan ditempat mas randi?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

cara meramu pelet sudah ada di postingan saya di bulanj januari..coba ditelusuri terlebih dahulu..sudah ada mas.. :-)Pelatihan nanti kami akan umumkan lagi lewat blog ini.

Terima Kasih

Randi Farm

Indra mengatakan...

Slm kenal mas randi. Sangat menarik tulisannya

Indra mengatakan...

Kapan2 mau main ke ferm mas randi. Aku di sokaraja

hendika mengatakan...

salam kenal yah mas randi.
saya mau bertanya bagaimana cara tebar padat nih...
berapa lama waktu memanen dengan sistem tebar padat..
20.000, ekor dengan kolam berdiameter 3 m.
dan apakah harus lingkaran tuh kolam.
pakai hongsui yah..
lingkarannya harus 3 m.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Indra : Silahkan mas..
@Hendika : tehnik padat tebar membutuhkan luasan, operasional dan tehnik yang mahal dan banyak. Mulai dari sirkulasinya, pakannya, tehnik tersebut juga dirahasiakan di malaysia. Untuk kolamnya harus lingkaran juga tehnik tersebut masih belum kami banyak pahami , mengapa harus lingkaran..

Terima Kasih

Randi Farm

petani baru mengatakan...

salam mas randi,
kepengen tahu komposisi bahan pakan pellet yang di pakai farm anda? paling efficient pakai campuran apa? maggot ampas tahu dan dedak atau gimana?

Salam sejahtera

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Petani Baru : komposisi kami pakai tepung ikan, bekatul, ampas tahu, minyak ikan, dan vitamin..supaya bisa mengapung kami menambahkan ampas tahu lebih banyak..

Terima Kasih

Randi Farm

Anonim mengatakan...

Salam kenal

Saya Hasan dari BSD tangerang, unutk membuat pembesaran ikan lele dengan sistem aquaponic, berapakah perbandingan antara luas kolam dengan filter aquaponic yang dibutuhkan?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Hasan BSD : Untuk yang sudah kami lakukan..Kolam lele seluas ukuran 4 x 2 yang diisi 2000 benih sudah mampu memberikan nutrisi untuk tanaman hidroponik seluas 128 m2..untuk sayuran daun. sebetulnya sangat hemat, terlebih lagi air dari kolam ikan lele tingkat kepadatan kotorannya sangat tinggi.

Terima Kasih

Randi Farm

Anonim mengatakan...

untuk media tanam nya menggunakan apa kang??

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Media tanam menggunakan arang sekam..untuk hidroponiknya,

Terima Kasih

Siswanto Adisusilo mengatakan...

Uji coba pemeliharaan ikan lele terintegrasi hidroponik. Dalam kajian ilmiah dan aplikasi di lapangan baik sekali. Kualitas air sbg media budidaya lele terjaga dan hasil buang kotorannya yg masih banyak mengandung "nutrient" termanfaatkan sbg asupan bagi tanaman hidroponik. Kiranya akan banyak bermanfaat bila ada analisis cost - benefitnya, karena Randi Farm belum memposting hasil analisisnya. Memang sudah senang sekali kalo melihat lele dalam kolam gesit dan lincah melahap pakan pelet yang diberikan, apalagi tanaman hidroponik terus menghijau, ratio berapa Yaa antara luasan kolam dg luasan hidroponok yg efektif.
Siswanto at S@ngkuriang Sakti Gadog/Puncak.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Siswanto : betul pak siswanto kami belum sampai ke rasion dan analisis cost karena masih ada pekerjaan rumah yang belum selesai yaitu pengembangan pakan ikan yang sudah dari awal kami mencoba membuat sendiri. Jika hingga ke tahap pakan sudah bisa kami kembangkan, mandiri, kualitas pabrik..sistem didapat akan kita buatkan analisisnya. Terima kasih atas sarannya pak siswanto :-)

Randi Farm

Yoyo Gandhi mengatakan...

Mas Randi,pada system Aquaponic ini apakah tanaman memakai media tanam atau cukup aliran air dari kolam saja ? terimakasih.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Yoyo : Ada yang menggunakan media tanam, tetapi juga ad yang tidak menggunakan media tanam..tergantung kondisi lingkungan atau kemampuan luasan lahan yang siap digunakan.

Terima kasih

Randi Farm

Anonim mengatakan...

salam kenal mas randi
saya berencana untuk beternak lele dikolam terpal namun saya tambah juga dengan bertanam sayuran ataupun tomat. namun saya bingung untuk memakai cara hidroponik yang mana, karena yang saya dapatkan di youtube ada 2 cara yaitu dengan media datar, dan media vertikal yang menggunakan pipa PVC sebagai medianya. mungkin mas randi bisa bantu apa keuntungan dan kekurangan dari kedua sistem hidroponik tersebut?
bagaimana pula dengan pembenihan yang dipakai? apakah langsung dari biji atau di benihkan dulu tanamannya?
makasih atas infonya mas randi.

Anonim mengatakan...

salam kenal mas...
saya tertarik ingin melakukan penelitian di bidang akuaponik ini. akan tetapi pengetahuan saya di bidang ini masih belum cukup untuk melakukan penelitian. kalau boleh saya bertanya..
1. Jenis ikan apa saja yg dapat digunakan pd akuaponik?
2. Alat-alat apa saja yang harus saya persiapkan secara detail, misal pipa atau pompa air?

terima kasih

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Salam kenal..baik akan kami jawab.
1. Jenis ikan yang dapat digunakan pada akuaponik berupa ikan budidaya air tawar seperti ikan mas, mujaer, ikan patin, ikan lele.

2. Untuk alat-alatnya yaitu
@ Tanaman : pompa, terpal, arang sekam, pupuk kompos.Wadah penanaman hidroponik. Kalo secara detail ada di postingan lama blog ini dan juga di modul pelatihan.

Terima Kasih

Fatur Rohman mengatakan...

Pak Randi....kl dengan sistem aquaponik kalau kolamny tertutup media tanam smwa kira2 ad efek negatif bwt ikany ga?

Fatur Rohman mengatakan...

Pak Randi....kl dengan sistem aquaponik kalau kolamny tertutup media tanam smwa kira2 ad efek negatif bwt ikany ga?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Fatur : kami tidak menggunakan sistem bersamaan seperti itu..sistem sayuran dan ikan kami saling terpisah namun berhubungan.

Terima kasih

Randi Farm

emeen mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Abdul Fakih mengatakan...

Lokasi RANDI FARM Di mana? klo boleh saya pgn belahjar langsung di lokasi..

SULARJO mengatakan...

Semoga sukses selalu ..
Jadi pengin bisa....

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Sularjo : Terima Kasih Pak Sularjo, terima kasih atas ilmu yang sudah diberikan saat saya masih menjadi murid di SMU 1 Cilacap..Semoga informasi yang saya berikan di website ini bisa, bermanfaat

Terima Kasih

Randi Farm

roziq adjay mengatakan...

salam kenal mas randi... sya uga lagi merintis budidaya ikan lele melihat semua postingan diatas saya jdi semangat lagi untuk bertani lele mengingat awal kali merintis usaha ini bisa dikatakan gagal dari 7200 ekor lele tersisa sekitar 3000-4000 ekor lele meski siap panen saya rasa hasilnya gak sebanding dengan yg diharapkan.. butuh banyak ilmu dri mas randi... intinya kolam semen dan kolam terpal serta kolam tanah mana kah yg paling baik untuk budidaya ikan lele konsumsi sehingga lebih besar dan cepat panen meski musim kemarau dan musim hujan???? mohon bantuannya ya mas randi

Anonim mengatakan...

Semangat weekend mas randi
Sukses dengan percobaanya yah...

saya ingin bertanya nih :

1.dalam sistem aquaponik yg mas kembangkan apakah ditambahkan nutrisi pendukung?
2.apakah menggunakan bio filter sebagai tempat tumbuh bakteri pengurai?
3.Berapa penambahan air selama masa produksi tanaman?

maaf yah banyak bertanya...

pengen main2 k randi farm nih...

Salam,
Agung

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Agung : Salam kenal mas agung..terima kasih atas apresiasi yang baik dari saudara.

1. Sistem aquaponik yang kami kembangkan, nutrisi pendukungnya berasal dari pupuk kompos sapi yang kami berikan bersamaan di media penanaman dengan arang sekam.

2. Penambahan bakteri pengurai juga..dengan bacillus sp.

3. Kami tidak ukur sampai berapa air yang dibutuhkan, karena prinsip kami media penanaman lembab..

Terima kasih

Randi Farm

Khalid Ali Fahmi M. mengatakan...

Mas Randi
1. bakteri bacillus sp nya dicampur fimana ya? Dikolam kah or dimedia tanamnya?

2. Apabila tidak menggunakan bakteri tambahan apa yg terjadi?

Oh iya saya lg coba mediatanamnya menggunakan ijuk dan ziolid mohon masukannya mas Randi.
Salam sukses mas

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Khalid :
1. bakteri bacillus bisa diberikan di pakan dan diberikan didalam kolam. Diberikan didalam pakan secara merata dan difermentasi selama 2 hari.

2. Perlu aksi bakteri untuk menguraikan sisa kotoran dan menguraikan senyawa yang besar menjadi unsur yang lebih kecil untuk nutrisi tanaman.

Terima kasih

Randi Farm

ajie sunarji mengatakan...

mas randi nderek siaran....
bagi teman2 yg membutuhkan pompa air untuk kolam, saya menjual pompa kolam dengan spsfkasi : pompa air modifikasi (kondisi baru) hisap 2" keluar 2" mutu dan kwalitas di jamin dan sudah banyak para pembudidaya ikan di sekitaran blitar tulungagung dan kediri yang sudah membuktikan "KEBANDELANNYA" harga 1300 000, ditambah ongkos kirim, kami juga menerima pesanan pompa air dengan ukuran sesuai dengan permintaan anda, bagi teman2 yg berminat bs menghubungi 085730195714 dgn bpk sunarji...

Khalid Ali Fahmi M. mengatakan...

Dear mas Randy,

Dalam sistem padat tebar bagaimana menghindari perkelahian ikan lele?

Apakah masih perlu penyortiran ?

Kira2 airnya ada titik jenuhnya ga ya?

Mihon pencerahannya salam sukses mas.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Khalid : Perkelahian antar lele lebih dikarenakan rasa lapar akibat pemberian pakan yang terlambat dan pertumbuhan ikan lele yang tidak seimbang. Sehingga selain pemberian pakan tepat waktu dan merata, juga perlu adanya penyortiran secara berkala. :-)

Terima Kasih

Randi Farm

GalihA mengatakan...

mas randi,

penyortiran dilakukan dalam waktu berapa hari ya, setelah benih ditebar?

terima kasih.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Galih : penyortiran dilakukan di minggu ke 3 atau satu bulan setelah tebar..atau jika dirasa pertumbuhan tidak rata, segeralah di sortir.

Terima Kasih

Randi Farm

catur aryono mengatakan...

Mas Randi, saya coba pembesaran ikan lele dengan sistem sirkulasi, pakai media kapas dakron dan pasir. Airnya jernih tidak pernah keruh, tapi kenapa lele lele saya mati mendadak ya? Padahal makan juga doyan. Ciri lele yang mati biasanya:

1. bagian sirip seperti bengkak
2. perut besar, dan berwarna merah atau kuning di dalamnya.
3. kumis lele berwarna putih, dan ada juga yang putus(pendek-pendek)
4. sebelum mati lele berenang lambat dan mengapung di atas permukaan air
5. beberapa lele sangat kurus, sampai tulang kepalanya kelihatan kering.

yang saya mau tanyakan adalah apa penyebab lele lele saya tersebut mati? apakah ada obat alami lele/obat buatan? saya sudah coba pakai antibiotik, anti jamur methylene blue, pk, dan garam ikan tetapi tetap saja ada yang mati. Sebelumnya terimakasih Mas Randi.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Catur aryono : Air yang jernih belum tentu menjadi air yang baik untuk ikan..ini salah satu contohnya..Coba dianalisis dulu dengan
1. Kapas dakron dan pasir di sterilkan dahulu dengan perebusan 1 jam, membunuh bibit penyakit.
2. Sortir ikan lele yang sudah mengalami tanda-tanda penyakit, pisahkan dengan ikan yang sehat.
3. Sumber airnya berasal dari mana??? Apakah ada perlakuan kolam???
4. Menggunakan pakan yang seperti apa???
Melihat tanda-tanda kematiannya penyebabnya virus. Lele yang berenang lambat segera dipisahkan, karena media air bisa menyebabkan penyebaran yang cepat untuk ikan lele yang sehat.

catur aryono mengatakan...

Mas Randi,

1. Air yang melewati dakron dan pasir saya sterilisasi dengan UV sterilizer mas. Apakah perlu ditambahkan antibiotik dalam pakan agar penyakit dalam tubuh lele juga mati mas?
2. Saya coba mas.
3. Sumber air dari sumur tanah mas, saya tambahkan daun ketapang, kotoran kambing, dan mengkudu di kolam, saya juga sudah tambahkan enfroflox 12000 mg sebanyak 2 gr, dan pada bak filter saya taburkan kapur sirih, hanya selama ini saya belum test Ph-nya. Kertas Ph-nya mahal, hehehe.
4. Berdasarkan info dari pembuat pelet, pelet ini kandungan protein 31-33%, pembuat pelet juga punya hasil labnya mas, pelet saya cium nggak berbau amis. Apa mungkin perlu dikombinasikan dengan ikan rucah ya mas? Soalnya saya pernah dengar kalo bakteri/virus itu tidak bisa dihindari, mungkin dari makanan yang lebih bergizi bisa buat lele lebih tahan penyakit..,, Mohon petunjuknya.

Terimakasih Mas Randi.

Anonim mengatakan...

Trm kasih mas Randi utk blog yg informatif & inspiratif. Sy sdg mengawali budidaya lele sangkuriang & ingin membuat akuaponik. Dg sistem sirkulasi air apakah berarti tdk diperlukan penggantian air? Mhn masukannya. Nuwun.

yuli mengatakan...

untuk bapak catur aryono
saya juga dulu mengalami hal seperti anda sehingga ikan saya banyak yang mati sampi saya nggak enak makan gara-gara mokir ikan saya yang banya yang mati ...untuk mengatasinya saya juga sudah memakai obat toko tapi nggak mempan juga terus saya nemu artikel terus saya coba dan ternyata berhasil siapkan daun siri(suro- bhs jawa) 10-15 lembar dan daun pepaya 10 lembar semuanya di rebus dalam panci sisakan airnya setengah terus saring airnya dinginkan untuk penaburanya bisa di tambah air sedikit 1 gayung terus guyur ke kolam ikan lakukan 2 hari sekali sampai ikan sembuh..selama saya gunakan ini hasilnya lebih cepat sembuhnya lebih bagus lagi sebelum di kasih obat ini airnya kolam di ganti separu terus di guyur obat ini...klo kolamnya luas ya bisa di tambah oh ya jangan lupa kasi daun pepaya utuh biar di makan lele ...semoga cepat sembuh ikan yaa

deris men mengatakan...

malam mas randi ,saya bru belajar budidaya lele
ukuran kolam lebar 4 m
panjang 6 m
dalam 1m isi 5000 ekor
apakah bisa sistem sirkulasi air pakai air sumur
terima kasih sebelumnya untuk penjelasan mas randi

Ari mengatakan...

semoga keberkahan selalu tercurah kepada mas randi dan team.

untuk pakan pengganti bisakah menggunakan bekicot/keong sawah/keong mas?? bagaimana kompoisisi membuat pelet dengan bekicot/keongsawah/keongmas??

salam

roni risdianto mengatakan...

padat tebar dilakukan di kolam fiber diameter 3 meter, dengan ketinggian sekitar 1 meter. Tiap kolam ada yang diisi 10.000, 15.000 bahkan sampai 20.000 ikan. Jadi dalam satu kolam ukuran diameter 3 m tinggi 1 m, bisa menghasilkan 10 sampai 20 ton ikan.

itu mustahil dilakukan karena dengan asumsi
Volume Tabung Volume = Luas Alas x Tinggi
Luas alas = luas lingkaran

perhitungan ;
jari-jari = 1,5 meter
Luas Lingkaran = (1,5 x 1,5) x 3.14
= 7.065 m2

Volume tabung =
7.065 m2 x 1 m
=7.065 m3 atau setara dengan 7 kubik air

Lele konsumsi diasumsikan sebesar remote TV (25 x 3 x 3) maka sama dengan 225 cm3

sehingga
7.065.000 cm3 ; 225 cm3 = 31.400 ekor ikan lele atow sebanding (anggap aja) 3.2 ton.
Itu berarti lele uda gak kebagian air dan gak bisa berenang sama sekali karena posisi lele uda seperti tumpukan ikan tersaji siap hidang.

dasar asumsi
1000 ekor = 100 kg
10 ribu = 1 ton
20 ribu = 2 ton
(1 kg = 10 ekor)
200 ribu ekor = 20 ton =>ini mustahil kecuali sumber anda salah tulis atau anda salah kutip.

Kecuali kepadatan ekstrim itu hanya pada bibit ukuran 1-5 cm dan disortir berkali2 dan disebar ke kolam2 sekitarnya.

Demikian.Salam

jumianah indah mengatakan...

mas saya mau budidaya ikan lele dan menanam sayuran hidroponik,
tlg mas bantuannya
bagaimana membuat tempat untuk tanaman hidroponik seperti yg di gambar mas
dan apa saja bahannnya.
makasi sebelumnya

yuda sunarya mengatakan...

Mas mhn maaf agak menyimpang dr tema..
Saya mau tanya apakah randi farm punya cabang di boyolali atau solo..sy hubungi no.contact randi farm yg 085647613701 kok ga diangkat2 yaa..

yuda sunarya mengatakan...

Mas mhn maaf agak menyimpang dr tema..
Saya mau tanya apakah randi farm punya cabang di boyolali atau solo..sy hubungi no.contact randi farm yg 085647613701 kok ga diangkat2 yaa..

yuda sunarya mengatakan...

Mas mhn maaf agak menyimpang dr tema..
Saya mau tanya apakah randi farm punya cabang di boyolali atau solo..sy hubungi no.contact randi farm yg 085647613701 kok ga diangkat2 yaa..

Ripiu mengatakan...

Solusi yang kreatif. sekali menanam, dua hasil bisa dipanen nantinya.

REZA FEBRIANDY mengatakan...

mantap sekali perhitungannya pak roni.. salut. memang dalam berusaha kita harus memfikirkan aspek "real" jangan terlalu muluk2 nanti ujung ujungnya bisa sakit perut hehe

Poskan Komentar