Selasa, 26 Juli 2011

Teknologi Green Water Bebas Bau Kolam

Kualitas Air sangat mempengaruhi kesehatan komoditas yang kita budidayakan. Beberapa petani ikan dan udang banyak yang mengeluhkan tingkat kematian yang tinggi akibat penyakit yang menyebar dengan cepat, perubahan suhu dan tingkat keasaman air  yang ekstrim pada air. Sehingga kematian ikan dan udangpun akan semakin banyak dan besar. Faktor infeksi penyakit dan flutuasi lingkungan yang ekstrim memudahkan kontaminasi dan infeksi pada komoditas yang dibudidayakan.
Permasalah yang sering terjadi adalah munculnya serangan penyakit dimulai karena adanya perubahan warna air kolam yang disebabkan adanya kematian beberapa jenis plankton . Air berubah dari warna hijau menjadi warna coklat.
Seharusnya kita sadar dalam biota air kolam kita tidak hanya melakukan budidaya komoditas seperti ikan dan udang saja, akan tetapi kita juga memelihara biota pendukung lain seperti plankton dan mikroba pendukung. Biota akan tumbuh dan berkembang biak dengan normal apabila hidup pada lingkungan yang nyaman yaitu lingkungan sesuai kebutuhan biologis dan tidak terjadi perubahan yang drastis. Perubahan lingkungan akan menyebabkan terjadinya tekanan atau stress. Dalam hal ini kestabilan lingkungan merupakan kunci keberhasilan suatu budidaya baik ikan dan udang. Green Water System yaitu teknologi air hijau untuk menjaga kestabilan lingkungan budidaya dengan cara mempertahankan dominasi planton dengan aplikasi pupuk organik. Kami sendiri menyebutnya sebagai Stabilizer Air. Karena berfungsi sebagai penjaga kestabilan air dengan menjaga kehidupan planton dan mikroba yang menguntungkan.
Kami menerapkan perlakuan pemberian Stabilizer Air yang kami buat sendiri dengan aplikasi Probiotik Organik Miracle Green. Pemberian Stabilizer Air di kolam kami lakukan dengan dosisi 1 kg/m3.  Kolam kami terdiri atas 5 kolam dengan ukuran 4 x 2 sehingga tiap kolam kami berikan Stabilizer Air sebanyak 8 kg.Setelah itu perlu pengkondisian kolam selama 1 bulan agar air kolam siap untuk budidaya.
Contoh kolam tanpa perlakuan berwarna coklat




Setelah pemberian stabilizer, air kolam berubah menjadi hijau, bening dan tidak
berbau.


Gambar diatas walaupun air berwarna hijau akan tetapi tingkat kekeruhan air sampai pada ukuran 30 cm pada bagian atas air masih tetap terjaga.
Dan nantinya setelah ikan masuk kedalam kolam, air kolam walaupun keruh akan tetap berwarna hijau sehingga pertumbuhan plankton tetap terjaga dan tidak terjadi bau yang menyengat yang biasa dikeluhkan warga kepada petani ikan.

Stabilizer Air kami buat sendiri dengan bahan-bahan yang mudah didapat dan selama pembuatan membutuhkan probiotik organik miracle green sebagai stater probiotik. Informasi tentang pembuatan stabilizer air akan kami berikan baik di pelatihan kami yang akan kami adakan rutin atau bisa datang ke Farm kami di Randi Farm Purwokerto.

7 komentar:

Anonim mengatakan...

cara buatstabilizer air gmna ?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Ada beberapa bahan yang harus digunakan dengan dosisnya plus tidak bisa terlepas dari stater miracle green. Bahan yang kami gunakan berupa kotoran ayam, jerami, dedak, enceng gondok, bahan tersebut dihaluskan dan diberi stater miracle green kemudian di fermentasi selama satu bulan. Lebih jelasnya bisa ikuti pelatihan dari kami.
Terima Kasih

gathi mulya mengatakan...

dmn bs di dptkan stater miracle green

gathi mulya mengatakan...

dmn bs di dptkan stater miracle green

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@gathi : kami sudah tidak menggunakan stater miracle green. Mohon maaf. Tapi dicoba di searching saja mas gathi.

Terima kasih

Randi Farm

http://indobettafish.com mengatakan...

mantap artikel nya.. boleh dicoba ya green water nya..

http://indobettafish.com

http://cupangplakat.com mengatakan...

thx ya artikel nya sangat bermanfaat nih..

http://cupangplakat.com

Posting Komentar