Rabu, 10 Agustus 2011

Persemaian media kerikil pada Hidroponik Kangkung

Salah satu kegiatan dalam budidaya tanaman secara hidroponik yaitu persemaian. Tujuannya yaitu untuk menyiapkan tanaman menjadi siap ditanam secara hidroponik. Biasanya ditunjang dari perakaran yang mendukung agar bisa ditanam dengan tehnik hidroponik. Sering kali persemaian yang ditanam di media tanah harus kita bersihkan dulu sebelum ditanam di media hidroponik, khususnya penanaman hidroponik non subtrat. Sehingga ada kegiatan pencucian perakaran agar bersih dari tanah atau kotoran yang melekat. Namun sering kali selama masa pencucian banyak perakaran yang rusak atau hilang.
Dengan media kerikil selain lebih bersih, tidak perlu ada kegiatan pencucian perakaran karena akar sudah bersih dan siap ditanam. Daya tumbuh bisa lebih cepat dan tempat persemaian lebih banyak.
Bagaimana tehnik ini diterapkan :
  1. Gunakan kerikil split yang biasa digunakan didalam bahan bangunan. 
  2. Tempat persemaian kami gunakan dari terpal jenis A3 dengan ukuran panjang 4 meter, lebar 1 meter dan tinggi 15 meter.
  3. Masukkan kerikil split kedalam tempat persemaian dengan ketebalan kurang lebih 4 cm.
  4. Benih sebelum disemai direndam dulu selama satu malam, lalu ditaburkan ke dalam tempat persemaian yang sudah diisi split secara merata.
  5. Basahi media kerikil dengan air nutrisi Untuk kami di Randi Farm kami hanya gunakan air dari kolam ikan atau bisa menggunakan pompa aquarium dengan timer yang setiap berapa menit sekali akan dipompa. 
  6. Tutup tempat persemaian dengan plastik bening secara menyeluruh dan diberi tambahan air nutrisi secara berkala jika media kerikil sudah mulai kering.
  7. Yang terpenting adalah menjaga agar media kerikil tetap lembab, dan tidak terlalu berlebihan airnya. Fungsi dari plastik yaitu untuk menjaga kelembapan media kerikil. 
  8. Tunggu 1-2 minggu tergantung jenis tanaman hingga tanaman siap ditanam dimedia penanaman hidroponik.



Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat :-)

GO GREEN SELALU



0 komentar:

Posting Komentar