Selasa, 01 November 2011

Budidaya Lele Dengan FCR=0


Pernahkah kita membayangkan budidaya ikan lele tanpa perlu kita kasih makan akan besar sendiri hingga panen. Kegiatan ini pernah dilakukan oleh saudara Pamungkas di Ciwarak Purwokerto. Walaupun tidak sempat dihitung lamanya waktu panen tapi ikan yang dibudidayakan dalam kolam ukuran 2,5 x 2,5 dan tinggi 30 cm ini melakukan budidaya ikan lele tanpa perlu diberi makan. Bagaimana hal ini bisa dilakukan??
Ikan lele yang dibudidayakan harus dengan kepadatan tebar yang minim karena ikan lele akan memakan hanya dari pakan alami saja. Sehingga kita harus memperhatikan perkembangan pakan alami dan kecepatan makan ikan lele. Perkembangan pakan alami yang ada didalam kolam harus berlimpah sehingga ikan lele akan selalu kenyang. Perkembangan pakan alami yang melimpah dan tidak terputus merupakan sumber pakan yang baik untuk ikan lele. Ditunjang oleh perkembangan azolla di kolam yang terus menerus bisa berkembang di dalam kolam tanpa terputus dan terus berlimpah sehingga ikan lele akan memakan azolla.
Tentu hal ini logis untuk dilakukan persyaratannya adalah :
  1. Kepadatan tebar benih lele yang hanya 20 benih/meter2 .
  2. Menyiapkan pakan alami berupa azolla yang banyak untuk kolam.
  3. Kolam diberi lumpur berupa pupuk kandang, pupuk kompos ,tanah serta jerami yang sudah dilakukan probiotik.(makanan alami yang berlimpah).
Penampakan ikan lele yang dibudidayakan dengan sistem ini pada bagian punggungnya akan sedikit berwarna hijau.Tehnik budidaya ini tidak di terapkan di Randi Farm namun prinsip melimpahnya pakan alami ini akan kami modifikasi dalam kolam kami dengan sistem kolam terpal kedalaman 1,5 meter.

Semoga informasi ini bisa membantu dan bisa 

1 komentar:

Anonim mengatakan...

bagus bang tapi mungkin alangkah lebih bagus lagi klo di tambah dengan pakan tambahan mungkin hasilnya lebih optimal baik itu dari segi laju pertumbuhan ikan yang berpengaruh terhadap waktu produksi/target panen.saya di rumah ada kolam tembok 6 buah dgn ukluran 1,5 x 1,2 M tapi itu kolamnya indor/di dalam bangunan,atapnya sudah sya pasang asbes plastik dengan tujuan intensitas yang masuk ke kolam cukup agar bisa di lakukan proses pemupukan.yang jadi kekhawatiran sya yaitu fluktuasi suhu antara siang dan malam hari sangat extrem yang ujung2nya pada kematian ikan/benih.di mohon masukannya bang...

Posting Komentar