Senin, 28 November 2011

Meracik Pakan Kering Lengkap Resep Randi Farm

Pakan kering lengkap merupakan pakan berbentuk pelet "flake" dan "crumble" dengan kadar air rendah sehingga daya tahannya bisa 3-4 bulan dan kandungan gizinya cukup lengkap karena dibuat sesuai dengan kebutuhan. Randi Farm sendiri membuat pakan dalam bentuk pelet dengan resep sebagai berikut :

Bahan Baku Nabati dan Kandungan Nutrisi

  1. Bungkil kedelai (Ampas tahu) 10 kg : Bungkil kedelai mengandung penghambat trypsin yang harus dihilangkan oleh pemanasan atau metoda lain, sedangkan bungkil kacang kedelai, merupakan limbah dari proses pembuatan minyak kedelai. Mengandung protein kasar sebanyak 42-50%, energi metabolis 2825-2890 Kkal/kg dan serat kasar 6%.
  2. Dedak halus (Bakatul) 10 kg. Mengandung Bahan kering 91%, Protein kasar 13,5%, Lemak kasar 0,6%, Serat kasar 13%, energi metabolis 1890 kal/kg.Calsium 0,1 %, Total Fosfor 1,7%. Kandungan serat kasar dedak 13,6%, atau 6 kali lebih besar daripada jagung kuning, merupakan pembatas, sehingga dedak tidak dapat digunakan berlebihan. Kandungan asam amino dedak, walaupun lengkap tapi kuantitasnya tidak mencukupi kebutuhan ikan, demikian pula dengan vitamin dan mineralnya.
  3. Jagung giling 10 kg . Jagung kuning digunakan sebagai bahan baku penghasil energi, tetapi bukan sebagai sumber protein, karena kadar protein yang rendah (8,9%). Sebagai sumber energi yang rendah serat kasarnya, sumber Xantophyll dan asam lemak yang baik, jagung kuning tidak diragukan lagi. Asam linoleat jagung kuning sebesar 1,6%, tertinggi diantara kelompok biji-bijian.
  4. Tepung Aci 15 kg. Sebagai penghasil pati untuk proses gelatinasi yang berfungsi sebagai bahan perekat almai pada pembuatan pellet ikan. Kaya akan karbohidrat namun sangat miskin gizi lainnya.
Bahan Baku Hewani dan Kandungan Nutrisinya
  1. Tepung Ikan 10 kg. Berasal dari ikan curah yang dikeringkan dan digiling halus. Kandungan nutrisinya secara umum berkisar antara 60-70%. Tepung ikan merupakan pemasok lysin dan metionin yang baik, dimana hal ini tidak terdapat pada kebanyakan bahan baku nabati. Mineral kalsium dan fosfornya pun sangat tinggi, dan karena berbagai keunggulan inilah maka harga tepung ikan menjadi mahal. Namun hal  ini bisa disiasati dengan hanya membeli dalam bentuk ikan kering dan kita giling sendiri.
  2. Tepung Kepala Udang 5 kg.  Tepung ini dapat dibuat dari kepala udang kering yang dihaluskan atau dibuat tepung. Bahan ini digunakan sebagai atraktan atau penyedap (Perangsang) atau aroma. Tepung kepala udang dibutuhkan sebagai sumber mineral.
  3. Minyak Ikan 50 ml : Minyak ikan merupakan sumber lemak dan sekaligus berfungsi sebagai antraktan (bahan penyedap aroma pakan ikan). Bahan ini diperoleh dari daerah sentra ikan laut. Disamping sebagai sumber lemak hewani, bahan ini juga sebagai sumber vitamin A yang dibutuhkan oleh ikan.
Bahan Baku Lain yang berfungsi sebagai pelengkap dan herbal untuk pakan ikan
  1. Jahe 20 gram : Sebagai bahan herbal 
  2. Lengkuas 20 gram : Sebagai bahan herbal
  3. Temulawak 20 gram : Sebagai bahan herbal
  4. Stater Probiotik 250 ml : Sumber probiotik dan agensia hayati
  5. Bawang Putih 10 siung : Sumber bahan herbal
  6. Gula Merah 100 ml.
Bahan-bahan tersebut akan menghasilkan kurang lebihnya 60 kg pakan. Selanjutnya semua bahan dicampurkan dalam keadaan halus dan cair untuk masuk dalam proses pencampuran bahan pakan. Untuk proses pembuatannya akan kami postingkan selanjutnya. Jadi tunggu saja....

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk semua...Jayalah Pertanian dan Perikanan Indonesia

13 komentar:

LeleBoy mengatakan...

st tggu y gan randy di alamat email sy smua artikel yg berkaitan dngan pakan ...rudy.tmp@gmail.com
trima kasih byk

ted mengatakan...

st tggu y gan randy di alamat email sy smua artikel yg berkaitan dngan pakan, teddynbh@yahoo.co.id

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Silahkan di update terus info dari blog ini.

Terima Kasih

Randi Farm

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Silahkan di update terus info dari blog ini.

Terima Kasih

Randi Farm

alexandrio mengatakan...

mas randi, jagung yang digiling termasuk bonggolnya (bagian tengahnya) atau hanya biji-biji nya saja?

terima kasih

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Alexandro : bijinya saja mas...

H3nry mengatakan...

salam kenal mas Randi, saya Henry dari semplak - bogor.
saya sudah memulai usaha ternak sangkuriang sejak 2 bulan yg lalu dan minggu ini rencananya akan panen perdana. kami tebar sekitar 4500ekor sedangkan kolam 4x6m dalam 80cm pergantian air dari selokan di minggu ke 3 dan hanya di tambahkan saja sedikit2 krn debit air kadang besar kadang kecil
saya rasa lele kami memang menggunakan bibit unggul krn sejak di tebar saya tdk pernah melihat atau mendengar ada yg mati, entah kalau lele kanibal di dasar saya belum tau ciri2 nya apakah mas randi tau cirinya ?
walaupun lele kami terlihat bagus saya tetap punya masalah, utk pakan kami pakai 78-1 minggu awal seterusnya 781 sampai sekarang sdh habis 10karung dgn harga pakan 214rb per sak ( 30kg )setelah menyimak bloq ini ( sdh 2minggu goggling )saya merasa salut atas posting mas Randi yg dgn iklas berbagi.
bolehkah di emailkan cara membuat pakan yg baik dan benar berikut tata cara pemberian pakan tersebut ? klo ada fotonya saya lebih berterima kasih pada mas randi.
ke : sudibyo.henry@yahoo.com
maaf sdh merepotkan

henry

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Hendry : Salam kenal dan salam hangat dari kami. Terima kasih atas apresiasi yang baik dari saudara kepada kami. Kami senantiasa berusaha dengan semua penelitian dan percobaan kami untuk memecahkan masalah yang ada di lapang. termasuk pakan. terkait dengan tehnik pembuatan pakan sudah ada di postingan kami di http://www.randifarm.com/2012/06/proses-pembuatan-pakan-pelet-di-randi.html mulai dari proses penghancuran, formulasi, steaming, pencetakan, pengeringan dan packing.

Terima Kasih

Randi Farm

H3nry mengatakan...

henry mas bukan hendry.. he he he
maaf mas saya jg bertanya di post saya di atas yg kami tebar sekitar 4500ekor sedangkan kolam 4x6m dalam 80cm
apakah terlalu padat ?
saya jg telah buka kolam ke 2 di lain tempat di tengah kebun ukuran 2x6m tinggi 80cm tinggi air 60cm kami tebar 2200 ekor benih ukuran 7~8, terlalu padatkah ?
yg bikin saya binggung perkembangan lele dalam seminggu saya lihat besarnya hampir 2x lipat malah ada yg sebesar jempol tangan lumrahkah ? krn di kolam pertama saya dalam seminggu tdk sebesar hasil kolam yg ke 2.
kolam saya tutup pakai paranet krn panas di ladang agak menyengat lagi pula pernah ada 1ekor bibit yg lompat keluar jadi krn takut saya putuskan memakai paranet.
apa kekuranggannya memakai paranet ?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Baik untuk ukuran 4 x 6 dengan ditebar 4500 cara menghitungnya 4 x 6 = 24 m. (4500/24 = 187 bibit/m3.. Standarnya 100-150 bibit/m3). Asalkan sering diperhatikan kolamnya dengan kepadatan 80 cm masih bagus..
Untuk kolam kedua kepadatannya 183 bibit/meter masih bagus jika terus diperhatikan kondisi airnya.
Untuk perkembangan lele didalam ladang mengapa hasilnya lebih besar karena kondisinya yang memang cocok untuk ikan lele. Ikan lele menghendaki lingkungan yang tidak langsung kena sinar matahari karena termasuk hewan malam (atau noktunal). Sehingga kolam yang diladang bisa lebih baik. Untuk paranet tidak masalah diberikan.

Terima Kasih

Randi Farm

AMEYLYNSPORTS mengatakan...

Sorry gan ane numpang promosi bahan buat campuran pakan yaitu kriuk yg mengandung protein nabati; yg minat hub ane di:085715713094

eldi mengatakan...

berapa kadar proteinnya mas randi?
terima kasih

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@eldi : resep ini pernah kami uji coba proteinnya 22% mas..

Terima Kasih

Posting Komentar