Selasa, 01 November 2011

Perlakuan kolam dengan pemberian stabilizer air


Kolam budidaya sebelum kita masukkan ikan lele, perlu dilakukan perlakuan dulu. Fungsinya agar kolam sudah mengandung agensia hayati dan probiotik yang menguntungkan buat air kolam. Hal ini penting agar air yang sudah mengandung agensia hayati yang baik akan menekan patogen dan bibit penyakit yang akan merusak kualitas air kolam.
Stabilizer air merupakan bahan padat hasil fermentasi dari jerami, enceng gondog, bekatul/dedek serta kotoran ayam petelur yang diberi perlakuan stater probiotik. Stabilizer air bisa disebut biang dari agensia hayati tersebut yang akan kita berikan kedalam kolam budidaya.

 Stabilizer air juga berfungsi sebagai penjaga kestabilan biota air di dalam kolam dan memberikan habitat yang baik untuk tumbuh dan berkembangnya agensia hayati/mikroorganisme yang menguntungkan buat air kolam.Kolam yang telah diberikan stabilizer air selama 3 hari airnya akan berwarna hijau jernih dan sangat baik untuk ikan lele. Dalam teknisnya stabilizer air diberikan ke dalam kolam budidaya sebanyak 1 kg/m2. Misalkan kolam kita seluas 8 m2 maka kita harus memberika stabilizer air sebanyak 8 kg.

Resep membuat stabilizer air silahkan hubungi email kami. Semoga bisa bermanfaat.

6 komentar:

Gus Mus mengatakan...

Ass. wr.wb

Mas Randi, bisa tidak pemupukan dilakukan pada saat kolam sudah ada ikan lelenya? Pemupukan dengan menggunakan sampah daun-daun kering yang direndam kedalam air selama 1 minggu. Nah air rendaman tersebut yang dipakai untuk memupuk kolam yg sudah ada ikannya tsb

Mohon tanggapannya.
Terimakasih sebelumnya.
Wass.

Gus Mus mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Gus Mus mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Waalaikumsalam..

Pemupukan bertujuan untuk membiakan pakan alami dan agensia hayati didalam kolam. Jika pemupukan diberikan kedalam kolam saat sudah ada ikan lelenya hasilny tidak akan maksimal karena banyak pakan alami dan mikro yang belum sempat untuk berkembang biak sudah dimakan oleh ikan.
Pemupukan yang menggunakan daun kering yang sudah direndam saya kira bisa saja karena pakan alami juga sudah muncul disana. Disini silahkan diamati di dalam air apakah sudah banyak pakan alami yang bergerak didalam sekitar air. Hal tersebut merupakan paramater air kolam sudah siap digunakan.
Semoga bermanfaat.

Terima Kasih

Randi Farm

Anonim mengatakan...

staternya pakai apa mas...?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Tidak ada keharusan untuk stater..yang terpenting yang digunakan untuk habitat air..atau bisa diterapkan di perairan..

Posting Komentar