Sabtu, 24 Desember 2011

Mengapa pasar Eropa (Swiss) menyukai ikan lele sebagai komoditas import??

Sebuah berita dari detik Finance tanggal 3 Juni 2011 tentang harga jual ikan lele di pasar Eropa yaitu Swiss seekor mencapai Rp 65.000 bahkan kebutuhan ikan lele yang mencapai 53.000 ribu ton per tahunnya. Sedangkan Indonesia berada di peringkat 23 sebagai pemasok ikan di negara tersebut. Dalam bentuk olahan abon lele asal boyolali ludes di Swiss berita ini diturunkan oleh Tempo.

Mengapa ikan lele begitu dihargai tinggi disana????
Randi Farm mencoba mencari pustaka dan referensi tentang kelebihan dari ikan lele. Apa yang menyebabkan ikan lele begitu istimewa disana. Padahal di indonesia sendiri banyak pula orang yang tidak senang bukan karena rasanya namun karena pemeliharaan ikan lele yang kurang baik. Sehingga masih banyak orang yang menganggap ikan lele termasuk ikan yang kotor. Padahal anggapan itu kurang tepat jika kita ingin berbudidaya lele secara industri yang mengutamakan air yang baik, pakan yang berkualitas dan pemeliharaan yang intensif.






Mengapa Swiss begitu menggandrungi lele..Hasil pencarian didapat manfaat dari daging ikan lele yaitu :
1. Ikan lele mengandung kada leusin dan lisin. Leusin yang merupakan golongan asam amino esensial yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan anak-anak dan menjaga keseimbangan nitrogen. Leusin juga berguna sebagai pembentukan protein otot.
 Leusin

 Lisin termasuk asam amino yang sangat penting pertumbuhan dan perkembangan anak. Lisin merupakan salah satu 9 asam amino esensial yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Lisin juga berfungsi untuk pertumbahn dan perkembangan tulang anak, membantu penyerapan kalsium, menjaga keseimbangan nitrogen , memelihara masa tubuh anak agar tidak terlalu berlemak. Lisin yang terkandung didalam ikan lele juga dibutuhkan sebagai antibodi, hormone, enzim, dan pembentukan kolagen. Lisin juga dapat memperbaiki jaringan dan melindungi anak dari virus herpes.(Wikipedia ,2008)

2. Ikan lele mengandung asam lemak omega 3. Ikan lele mengandung omega 3 yang tinggi karena doyan melakukan hibernasi sehingga menimbun lemak didalam tubuhnya.

Asam lemak ini merupakan precursor dari thrombaxiane A3 dan prostaglandin I3, zat yang sangat efektif untuk ganti agregasi keping-keping darah. Pencegahan agregasi keping-keping darah dapat mengurangi risiko menderita penyakit jantung.Dari penelitian yang dilakukan secara berkelanjutan, para peneliti menemukan pula manfaat lain dari asam lemak omega 3, yaitu menurunkan tekanan darah; membantu merawat kesehatan kulit, terutama dari ekzema dan dermatitis; serta berperan dalam pembentukan cerebral cortese otak. Ini sangat berguna sekali bagi anda yang sering beraktivitas olahraga berat, atau aktivitas-aktivitas yang membutuhkan energi serta reflek yang tinggi.(sumber : Pikiran Rakyat : Yuga Pramita)
Terkait dengan omega 3 yang tinggi. Ikan lele mendapatkan omega 3 hasil dari memakan plankton-plankton yang baik. Sehingga perlulah pemberian atau menumbuhkan plankton kedalam air kolam ikan lele secara kontinyu.

3. Sumber zat gizi dan mineral yang baik. Bisa kita perhatikan tabel 1 berikut dimana ikan lele mengandung proten yang cukup tinggi, susunan asam amino dari ikan lele di tabel 2 juga menunjukkan bahwa ikan lele juga baik dan tinggi lisin dan leusin. Pada tabel 3 diketahui bahwa ikan lele kaya akan fosfor bahkan lebih tinggi nilainya daripada telur, sehingga sangat baik untuk ibu hamil yang membutuhkan pasokan fosfor yang lebih banyak. Perbandingan kalium dan natrium yang mencapai 24, 5 : 1, ikan lele dapat digolongkan sebagai makanan sehat untuk jantung dan pembuluh darah. (sumber : http://creativityimages.blogspot.com)

 

0 komentar:

Posting Komentar