Rabu, 14 Desember 2011

Pentingnya Probiotik Untuk Ikan


Beberapa Materi ini kami sadur dari buku "PROBIOTIK" karangan Prof .Dr.H. Soeharsono

Perkembangan probiotik di bidang perikanan hampir sama dengan di bidang peternakan, yakni dimulai dengan kemungkinan mengganti antibiotik yang digunakan secara berlebihan untuk menghadapi kendala penyakit yang disebabkan bakteri patogen. 
Randi Farm sendiri sering mendapat keluhan dari para peternak ikan, khususnya peternak ikan lele tentang kematian yang tinggi akibat penyakit ikan. Padahal dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat rata-rata 1,5% per tahun dan pertumbuhan ekonomi yang juga meningkat, diperkirakan konsumsi ikan akan meningkat. Disamping harganya yang terjangkau oleh masyarakat, ikan juga bergizi apalagi ikan lele yang mengandung Omega-3, aman dan tidak menyebabkan penyakit kolesterol.
Akhirnya petani ikan dan udang menggunakan antibiotik yang juga tidak terkendali. Akhirnya jika ikan dan udang sehat dia mengandung residu, sedangkan yang tanpa antibiotik ikan mudah terserang penyakit.
Kami sendiri dari Randi Farm akhirnya mencoba cara yang hingga saat ini kami coba sangat efektif yaitu PROBIOTIK. Fakta yang kami coba sendiri dimana kami mencoba melepas benih ikan lele F2 ukuran 5-7 sebanyak 1500 benih dalam kolam ukuran 4 x 2 kedalaman 1,5 yang sebelumnya kolam itu kami beri perlakuan jerami dan pupuk kompos dan kandang yang juga sudah kami semprotkan Probiotik. Hasilnya penebaran tanggal 7 Desember hingga saat ini kami postingkan tanggal 14 Desember 2011. Kematian ikan lele yaitu baru SATU saja dalam arti masih dibawah 1% kematian. Itupun mati karena dari bawaan pembenih. Hingga saat ini kami tidak menemukan kematian ikan dan gerakan ikan tetap sehat. Untuk stater probiotik terus terang kami membuat stater probiotik gabungan dengan IMO atau mikroorganisme lokal sekitar. Jika ingin bukti silahkan datang ke farm kami di Randi Center Purwokerto.
Melihat fenomena ini dimana kematian ikan bisa ditekan dan ikan menjadi sehat, kami yakin salah satu hal yang menyebabkan ikan lele kami sehat yaitu Perlakuan PROBITIK.
Bakteri Probiotik mampu meningkatkan produksi melalui perbaikan sistem akuakultur. Dalam literatur inggris, bakteri probiotik untuk perikanan dinyatakan sebagai sejumlah bakteri yang mampu memperbaiki kualitas air pada akuakultur dan menginhibisi patogen dalam air. Di dalamnya termasuk Photosynthetic bacteria, Lactobacillus, Actinomycetes, Nitrobacteria, Denitrifying bacteria, Bifidobacterium, yeast dan sebagainya, umumnya tidak termasuk algae berukuran mikro.
Prinsip mekanisme kerja probiotik pada akuakultur adalah :
  1. Kompetisi ekslusif (competitive exclusion) terhadap bakteri patogen misalnya pseudomonas terhadap beberapa vibrio patogen.
  2. Pengaktifan respon imun atau menstimulasi imunitas.
  3. Kompetisi untuk reseptor perlekatan pada epitel saluran pencernaan.
  4. Kompetisi untuk mendapatkan nutrient.
  5. Mengeluarkan subtansi antibakteri
  6. Dekomposisi zat organik yang tidak diharapkan, sehingga lingkungan akuakultur lebih baik.
Mekanisme Kerja Probiotik secara singkat yaitu :
  • Nutritional effect
    • Mengurangi reaksi metabolis yang menghasilkan subtansi toxin/beracun.
    • Menstimulasi enzim indigenous.
    • Menghasilkan vitamin atau subtansi antimikroba.
  • Sanitary effect
    • Meningkatkan ketahanan kolonisasi
    • Menstimulasi respon imun.
Dilihat dari prinsip kerja Probiotik pantas saja jika pemberian perlakuan kedalam kolam akan menyehatkan ikan dan terhindar dari penyakit. Jadi sangat kami rekomendasikan perlakuan kolam dengan Stater Probiotik. 
Membuat Stater Probiotik bisa kami ajarkan lewat pelatihan yang rutin kami adakan di Farm kami. Mohon maaf tidak kami publish secara bebas untuk menghormati pihak yang terkait.

Semoga Informasi ini bisa bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar