Selasa, 07 Februari 2012

Meramu Pakan Ikan Lele dengan Bahan Disekitar Kita


Pakan ikan pastilah kebutuhan operasional tertinggi dalam budidaya ikan. Tak terkecuali ikan lele. Dengan semakin melonjaknya harga pakan, Jika petani ikan lele tidak memiliki kreasi jelas sudah keuntungan yang didapat sangat kecil. Sehingga banyak petani ikan lele yang memodifikasi tehnik budidaya, mencoba alternatif pakan, hingga perlakuan kolam yang tujuannya sudah jelas ingin mengurangi kebutuhan pakan pabrikan bahkan tanpa pakan yang akhirnya berimbas dengan keuntungan yang didapat.
Salah satunya adalah pakan berupa pelet. Didalam tulisan kami di Meracik pelet sendiri kami sebutkan ada beberapa bahan yang diperlukan. Namun hal itu tidak menjadi keharusan. Karena tentunya beberapa bahan sulit didapat didaerah lain. Sehingga bisa didapat alternatif bahan pakan atau pelet yang mudah didapat. Sebagai contoh ikan rucah dan udang yang peranannya bisa diganti oleh keong mas. Bahkan ada beberapa penelitian yang sudah menggunakan keong mas sebagai bahan pakan yang mengandung protein tinggi.

Randi Farm sendiri dengan potensi yang besar di Desa sambengkulon Kecamatan Kembaran yang banyak akan keong mas. Akan memanfaatkan untuk dijadikan pakan pelet ikan lele. Dengan beberapa perlakuan dan pensterilan untuk menghilangkan racun dan asam yang ada didalam keong mas. Kandungan protein keong mas yang mencapai 52% sangat baik untuk pertumbuhan ikan lele. Keong mas jelas merupakan hama tanaman padi dan perkembangannya yang juga cepat sehingga bisa dimanfaatkan. Cangkangnya juga banyak mengandung kalsium dan mineral.


Bahan hijauan seperti azolla dan duckweed (Lemna minor) bisa digunakan sebagai hijau yang mengandung protein tinggi. Kadar protein bervariasi antara 16% hingga 44%.


Cacing lumbricus yang merupakan golongan cacing tanah yang kadar proteinnya 76%. Cara budidayanya juga mudah bisa kita dapatkan dengan mudah.


Limbah Cangkang Telor yang kaya akan kalsium dan mineral sebagai bahan tambahan pakan ikan.

Bahan-bahan diatas kaya akan sumber protein dan Mineral dan cara budidayanya juga mudah. Jadi sebetulnya kita bisa membuat bahan pakan ikan sendiri tanpa harus tergantung dengan bahan lain. Bayangkan saja jika Keong Mas dengan 52% protein, azolla dengan 22%, Lemna dengan 16%, Cacing Lumbricus dengan 76%. Jika dirata-rata paling tidak pakan 40% bisa kita dapatkan. Bahan-bahan lain tentu bisa kita kreasikan. Inilah seni dari petani ikan dimana kreatifitas akan diuji terkait dengan mencari bahan-bahan pakan yang mengandung protein dan unsur lain yang dibutuhkan oleh ikan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

4 komentar:

Gus Mus mengatakan...

Ass. wr.wb.

Mas Randi, apa keong mas itu tidak beracun dan berbahaya bagi ikan lele?

Thanks sebelumnya
Salam

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Sebetulnya asalkan pengolahnnya tepat racun bisa dihilangkan..sehingga tidak berbahaya. hanya saja proteinnya sepertinya kurang hanya kisaran 16%.

Terima Kasih

agus mengatakan...

mas randy, cara pengolahan keong mas biar aman gimana? trus kalau cangkang telur itu di apakan supaya bisa diberikan kepada ikan lele, terima kasih infonya

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Keong baiknya direbus dengan garam dahulu sebelum di keringkan dan digiling..supaya bisa menetralkan racun. Cangkang telur baiknya digiling dulu menjadi tepung untuk bisa digunakan sebagai campuran pakan.Biasanya menggunakan mesin penepung.

Terima Kasih

Randi Farm

Posting Komentar