Sabtu, 17 Maret 2012

Pemberian azolla sebagai cemilan pakan dalam bentuk kering


Kami akan memberikan informasi terbaru dari Randi Farm hasil analisa dan percobaan yang ada di lapang terkait dengan azolla. Pemberian azolla kepada ikan-ikan lele sebaiknnya dalam bentuk kering, jangan diberikan dalam bentuk basah. Hal ini penting dilakukan mengingat kadar air yang tinggi pada azolla yang jika dimakan ikan lele hanya akan mengeyangkan saja tetapi  azolla yang dimakan proteinnya rendah. Alhasil ikan lele justru akan mengalami keterlambatan pertumbuhan.
Mengapa hal ini bisa terjadi?? karena azolla yang basah dengan kandungan protein rendah jika dimakan oleh ikan, maka ikan akan merasa kenyang dengan cepat dan lama untuk lapar.Hal ini karena adanya serat seperti mekanisme kita jika memakan sayuran.  Sehingga pakan pelet yang kita berikan justru akan sedikit dimakan oleh ikan lele.
Kemudian pemberian azolla secara terus menerus juga kurang baik untuk pertumbuhan ikan. Walaupun ikan akan sehat tapi terkait dengan tinggkat perkembangan justru akan memperlambat.
Mengapa hal ini bisa terjadi?? pemberian azolla secara terus menerus dalam keadaan basah menyebabkan ikan lele setiap saat akan terpenuhi kebutuhan pakannya. Saat ikan lele lapar sedikit saja maka azolla akan dimakan sedikit demi sedikit. Dan kita tau azolla basah kandungan proteinnya rendah. Jika ikan lele sudah kenyang hanya dari azolla. Sehingga jika kita memberikan pakan  pelet dengan protein tinggi, alhasil pakan pelet kita tidak dimakan. Namun jika kita tangkap dan kita seser ikan kita. Kita akan mendapatkan ikan lele dengan perut yang gendut tapi miskin protein.


Sehingga kami simpulkan pemberian azolla dalam bentuk basah kurang baik untuk pertumbuhan,sebaiknya diberikan dalam bentuk kering dengan protein yang tinggi. Namun diberikan ke dalam kolam klinik untuk menampung ikan yang sakit justru bisa sebagai diet yang baik untuk ikan lele. Ikan yang sakit memerlukan hijauan untuk memulihkan pencernaannya. Disinilah peran azolla sebagai pakan ikan yang sedang sakit.
Kesimpulan selanjutnya yaitu pemberian azolla baiknya dilakukan sebelum lele masuk atau perlakuan air kolam ikan  selama 3-4  hari. Tujuannya yaitu untuk menetralkan air kolam ikan, menyerap polutan, dan menciptakan pakan alami didalam kolam. Setelah 4 hari dan dirasa air kolam sudah siap, angkat azolla dan pindahkan ke kolam lain, barulah ikan lele kita masukkan ke dalam kolam bekas azolla.

Semoga Informasi Ini Bisa Bermanfaat

12 komentar:

mama denty mengatakan...

gimana cara pembuatan pakan lele

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Ada banyak bu informasi membuat pakan lele..silahkan kunjungi postingan kami sebelumnya..tentang meramu pakan pelet 29,6%..

Terima kasih

Anonim mengatakan...

apa azola bisa ditambahkan pada bahan membuat pelet

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Boleh..bisa saja sebagai tambahan campuran pakan..

Anonim mengatakan...

saya mau membuat kolam khusus azolla dari plastik ukuran 3x1 (lahan terbatas) tinggi 50 cm (air 20-30 cm) apa sudah cukup memadai

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Sudah bisa...cukup mas.. :-)

abdul ghofur mengatakan...

azolla microphylla...pakan alami berprotein tinggi untuk lele dan binatang ternak lainya,juga berguna sebagai pupuk tanaman.bagi anda yang membutuhkan azolla,kami menyediakan bibit azolla, hub 085264608009.

Saina Cemerlang mengatakan...

Sy pesan azolla ke Abdul Ghofur agan diatas dgn no telp 085264608009. sebanyak 4 paket dan 1 gratis katanya + ongkir 180 ribu semuanya, tp tipuuuu...!!! Barang gak pernah datang, telp gak dijawab, SMS gak dibalas. Tp wkt terima transfer, dia sempat bilang terima kasih. Kaciaaaan gue...

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Saina : Mohon maaf...itu diluar tanggung jawab kami. Untuk pembelian diluar kami. Sekarang kami sudah bisa menjual bibit azzola kembali. Silahkan hubungi kami di 085647613701 terima kasih.

M. Thariq Rizki mengatakan...

mas range pemberian azolla itu berapa mas, apa 3 - 10 % dari biomass bibit lele? kering itu dalam kategori apa mas, apa bisa di hancurkan seperti daun kering atau kerupuk? terus apa bisa diawetkan azolla kering itu mas selama 42 hari dan berkurang tidak kadar proteinnya itu mas??
tolong dibantu ya mas, karena mau penelitian ne untuk menyelesaikan kuliah saya mas.
terima kasih.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@M Thariq : mohon maaf mas..untuk data azzola seperti yang ditanyakan kami tidak ada..karena hanya berupa penelitian empiris saja.Lebih dari dicari di jurnal penelitian tentang azzola.

Terima Kasih

Anonim mengatakan...

Saya juga sedang melaporkan ke pihak kepolisian divisi cybercrime atas nama Abdul Ghofur. Bagi teman yang tertipu dan mau ikut serta melaporkan, hubungi saya untuk berkasnya, karena saya telah kumpulkan semua informasi tentang penipu itu. 08962014 4462. bukan masalah berapabesar uangnya, namun untuk mencegah penipuan berikutnya dan berefek juga pada pedagang2 jujur yang kena imbasnya. sms saja, kemudian saya bisa kirim data yang telah saya kumpulkan untuk barang bukti. semakin rame yang lapor , semakin cepat di tanggapi. contact saya di ihsc333.wordpress,com atau fb sucitra, bangdhe_33@yahoo,com

Posting Komentar