Kamis, 07 Juni 2012

Sistem Pencernaan, Kebiasaan Makan dan Pakan Yang dibutuhkan Ikan Lele

sist

em
Ikan lele seperti kebanyakan ikan lainny memiliki saluran pencernaanya terdiri dari mulut, rongga mulut, esofagus, lambung, usus, dan dubur. Usus yang dimiliki ikan lele lebih pendek dari panjang badannya. Hal ini merupakan ciri khas jenis ikan karnivora. Sementara itu, lambungnya relatif besar dan panjang. Selain itu Lele mempunyai kebiasaan makan di dasar perairan atau kolam (bottom feeder). Berdasarkan jenis pakannya, lele digolongkan sebagai ikan yang bersifat karnivora (pemakan daging). Di habitat aslinya, lele makan cacing, siput air, belatung, laron, jentik-jentik serangga, kutu air, dan larva serangga air. Karena bersifat karnivora, pakan tambahan yang baik untuk lele adalah yang banyak mengandung protein hewani. Jika pakan yang diberikan banyak mengandung protein nabati, pertumbuhannya lambat. (Sumber :www.mycatfish.com)
Jika kita bisa pelajari lebih lanjut ternyata ada beberapa kesimpulan yang bisa kita jadikan dasar kita memberikan pakan yang sesuai yaitu :

1. Usus Ikan lele yang pendek dari panjang badannya.



Tidak seperti ikan herbivora yang memiliki usus yang panjang, ikan lele memiliki usus yang pendek, sehingga makanan yang masuk akan diserap dalam waktu yang singkat dan akan segera keluar kembali. Alhasil ikan lele akan cepat lapar. Daya kecernaan lambung ikan lelenya cepat. Sehingga jika penyerapannya cepat dan makanan berada di usus ikan lele tidak lama maka makanan yang diberikan harus berprotein tinggi atau makanan itu harus sudah mengalami proses pembusukan yang mudah diserap , makanan berprotein tinggi dan makanan yang membusuk cepat diserap oleh ikan lele.

2. Kebiasaan makan di dasar perairan ( bottom feeder)


Ikan lele dari awal larva mereka sudah biasa makan di bawah atau di dasar perairan. Sehingga baiknya dari ukuran 2-3 sampai panen ikan lele dibiasakan makan pakan baik mengapung dan tenggelam secara bersamaan. Tujuannya kebiasaan makan tetap ada dan ikan lele yang berada di bawah tetap bisa memakan pakan. Sehingga anggapan ikan lele harus makan pakan apung dan berada di permukaan tidaklah benar.

3. Ikan lele merupakan hewan noctunal (mencari makan di malam hari)
Jangan samakan kebiasaan aktivitas kita dengan aktivitas ikan lele. Jika malam kita tidur dan pagi hingga sore hari kita beraktivitas, tidak untuk ikan lele. Ikan lele justru mencari makan pada malam hari dimana metabolisme tubuhnya siap menerima makan pada malam hari. Proses kesiapan tubuh ikan lele menerima makan terbaik pada malam hari. Sebaliknya pada siang hari, mereka cenderung berhibernasi yaitu memendam lemak yang nantinya akan menjadi omega 3 pada ikan lele. Aktivitas pada siang hari yaitu berteduh untuk menjaga suhu tubuhnya agar tetap terjaga. Sehingga pemberian makan ikan lele dilakukan pada malam hari bisa sampai 3 kali. Dan siang tidak perlu diberi makan. Kami sendiri sekarang memberi pakan ikan lele pada pukul 20.00 ; pukul 00.00 dan 04.00

Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

14 komentar:

Jarakharupat mengatakan...

Ada yang mengatakan lebih dari jam 21.00, lele jangan diberi pakan karena embun malam sudah turun, mana yang benar nih?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

Inilah kadang ilmu dibeberapa tempat tidak paten...kami sendiri justru memberi makan pada malam hari mengingat kebiasaan makan ikan lele..pada malam hari..ikan lele berada di atas permukaan air untuk siap mendapatkan makanan, sehingga kami memberikan pada malam hari...

Yoyo Gandhi mengatakan...

Apakah Mas Randi bisa memberikan cara untuk membuat pakan alami/organik di kolam untuk lele..?
Maksud saya untuk mensiasati harga pelet yg semakin mahal,paling tidak bisa mengurangi pakan pelet.
Atas kesediaannya saya ucapkan terimakasih sebelumnya.
Yoyo Gandhi,handhi99@gmail.com

Kang Kombor mengatakan...

pengamatan saya, secara alami memang lele itu di alam mulai keluar mencari makan pada malam hari. apabila diperhatikan, pada lele yang diberi makan siang dan malam hari, jumlah pakan yang dimakan pada malam hari lebih banyak daripada yang dimakan pada siang hari.

saya juga sedang mempertimbangkan untuk memberi makan lele di malam hari saja. terimakasih mas randi atas pengetahuannya, saya banyak belajar dari blog randi farm ini.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Yoyo : membuat pakan alami ada di link tentang perlakuan kolam mas yoyo..
@Kang Kombor : Sama-sama Mas..Bahkan sebetulnya bisa sekalian dibuat jaga malam untuk menghindari kehilangan hasil ikan lele akibat pencurian..bagi petani yang kolamnya terbuka.. :-)

mi ogu mengatakan...

wah saya kasih makan sedikit,tapi yang rakus makannya banyak banget sampe perutnya gede banget semoga saja ikannya ga mati,mengingat badannya kecil,makannya serakah,makanan yang cm sedikit cuma 2 sendok pelet untuk 100 ikan ukuran 3cm,malah dia makan banyak2 yang lain makannya secukupnya..aduh saya jd khawatir..

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@mi ogu : Salah satu sifat ikan lele adalah rakusnya mas.. :-)

Sindhu mengatakan...

>_< saia pemula,dan daru tadi saia kasih makan 6 genggam lebih pakan pf1000 untuk ukuran ikan 3-4 dan itu 2500ekor lebih sedikit,saia lihat perutnya pada buncit gitu. hik hik gimana nih?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@sindhu : Perut buncit bisa akibat angin yang masuk dan juga akibat pakan yang terlalu banyak..akan tetapi walaupun perut buncit tapi ikan lele tetap bergerak dengan baik dan sehat, saya kira tidak masalah.

Terima Kasih

Randi Farm

fushigiluffy mengatakan...

ya ayahku juga ksih pakan ikan lele jam2 segitu.. sampai kasihan lihatanya.. tapi akhir2 ini musim/cuaca ekstrim ikan yang tadinya bgus di ukuran 2 tiba2 mati serentak.. memang gk menggunakan sistem bioflog dan masih terbilang kami tanpa sirkulasi yang baik/bahkan tanpa sirkulasi.. apakah mungkin klo ditambahkan sistem bioflog akan ada perubahan?? dan klo boleh tahu ikan umur/ukuran berapa bisa menggunakan sistem bioflog.. dan umur/ukuran berapa pula dianjurkan ikan mulai diberi makan tepung ikan

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Fushigiluffy : Sistem bioflog memerlukan kadar oksigen didalam air yang lebih tinggi dibandingkan kolam konvensional karena adanya sistem padat tebar tinggi..ukuran ikan bisa dari mulai 57. Sistem bioflog harus ditunjang dengan peralatan yang memadai untuk memberika oksigen yang tinggi ke dalam kolam.

Anonim mengatakan...

mau nanya kang randi,saya memelihara ikan lele ukurun 2-3 tetapi kolam berada ditempat teduh beratap asbes tanpa langsung ada cahaya matahari,apa pengaruhnya diikan,terima kasih

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Anonim : saya juga pernah melakukan seperti itu, hasilnya air cenderung lebih dingin dan ikan banyak terserang jamur, coba antisipasi hal itu dengan penghangatan. dan air yang lebih bersih. karena kolam tertutup cenderung dingin dan penyakit jamur lebih mudah berkembang.

Anonim mengatakan...

Mas kenapa ya lele dikolam saya terlihat merah tidak hitam mengkilat

Posting Komentar