Rabu, 20 Juni 2012

Teknologi BIOFLOK pada budidaya ikan lele.




Seperti halnya manusia semakin berkembangnya zaman dan gaya hidup. Semakin berkembang juga penyakit yang diderita masyarakat. Setelah ditelusuri ternyata semua itu berasal dari makanan. Begitu pula ikan lele, asal mula penyakit yaitu berasal dari bakteri, virus, dan mikro lain yang berkembang akibat lingkungan tempat hidupnya mendukung berkembangnya patogen penyakit. Hal tersebut terjadi karena sisa pakan yang kita berikan dan kotoran yang dihasilkan merupakan media hidup yang baik untuk pertumbuhan patogen penyakit ikan. Dan akan berbeda-beda di setiap wilayah tergantung jenis patogen penyakit apa yang mendukung. Menurut buku “Probiotik” Editor dari Prof.Dr. Soeharsono, Msc, hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran unsur Karbon (C), Nitrogen (N) dan Posfor (P) dalam tubuh ikan atau udang yang merupakan cerminan dari pakan ikan atau udang, rata-rata 13%, 29% dan 16%, namun jumlahnya sangat sedikit dalam tubuh, karena ternyata pakan yang dimakan oleh ikan hanya 20%-30%, artinya tersisa 70-80% dalam kolam atau sedimen dan itu jumlah yang sangat besar. Sisa 70%-80% inilah yang biasa menjadi sumber penyakit muncul, kualitas air menurun dan berakibat dengan pertumbuhan ikan lele yang kurang maksimal. Artinya saat kita mampu mengolah sisa 70% tersebut maka kita mampu memberikan lingkungan yang terbaik untuk ikan lele. Ada banyak tehnik pengelolaan sisa kotoran dan pakan bisa menggunakan sistem sirkulasi, sistem penyedotan, sistem probiotik dan yang akan kami gunakan yaitu sistem BIOFLOK.

Apa itu BIOFLOK ???
Bioflok merupakan agregat diatom, makroalga, pelet sisa, eksoskeleton organisme mati, bakteri, protista dan invertebrata juga mengandung bakteri, fungi, protozoa dan lain-lain yang berdiameter 0,1-2 mm. Bahan-bahan organik itu merupakan pakan alami ikan dan udang yang mengandung nutrisi baik, yang mampu disandingkan dengan pakan alami, sehingga pertumbuhan akan baik bahkan jumlah pakan yang diberikan bisa diturunkan.(Probiotik)

Menurut Teori Bioflokulasi
Bioflok adalah tehnik pengolahan limbah cair untuk makroagregat yang dihasilkan dalam sistem lumpur aktif. Lumpur aktif bisa juga diibaratkan sebagai sup mikroba yang terbentuk dari pemberian aerasi terus menerus pada biomassa tersuspensi dan mikroorganisme penguraian dalam limbah cair.

Bagaimana terbentuknya BIOFLOK didalam air??
Proses ini dimulai dari proses nitrifikasi yang reaksinya adalah amonia plus oksigen menjadi ion nitrit dan akhirnya nitrat dan air, pada reaksi ini terdapat campur tangan bakteri oksidasi amonia dan bakteri oksidasi nitrit, artinya semua proses ini memerlukan oksigen yang cukup tinggi yaitu 4 ppm pada siang hari dan 6 ppm pada malam hari.
Mikroorganisme seperti bakteri dengan kemampuann lisis bahan organic memanfaatkan detritus sebagai makanan. Sel bakteri mensekresi lendir metabolit , biopolymer (polisakarida , peptida, dan lipid) atau senyawa kombinasi dan terakumulasi di sekitar dinding sel serta detritus. Kesalingtertarikan antar dinding sel bakteri menyebabkan munculnya flog bakteri. (Aquacultur.blogspot)

Penggunaan BIOFLOG dalam budidaya ikan lele
Kita ketahui dengan sifat nafsu makan yang tinggi dan usus pendek dari ikan lele menyebabkan ikan lele mudah lapar namun cepat menyebabkan akumulasi kotoran menumpuk. Tehnik Bioflok pada intinya mereduksi bahan-bahan organik dan senyawa beracun yang terakumulasi dalam air pemeliharaan ikan. Dengan sistem self-purifikasi didapat hasil akhir meningkatkan effisiensi pemanfaatan pakan dan peningkatan kualitas air. Hasilnya adalah :
1. Pakan ikan lele akan lebih effisien (Sedang dicoba di randi farm total pakan yang diberikan)
2. Pertumbuhan ikan lele akan rampag artinya selama kegiatan budidaya tidak ada kegiatan penyortiran.
3. Kecepatan pertumbuhan ikan yang lebih optimal dengan masa waktu panen yang lebih singkat.
4. Padat tebar per meter3 yang lebih tinggi kisaran 500 benih-1000 benih/m3.
5. Ikan sehat dan gesit serta mengurangi penyakit pada ikan.

Persyaratan kolam bioflog
1. Membutuhkan probiotik pembentuk flog. Randi Farm menggunakan bakteri Bacillus sp seperti Bacillus Substilis, Bacillus cereus.Probiotik bisa dibeli dipasaran dengan harga yang murah dan bisa diperbanyak dengan molase supaya lebih hemat.
2. Membutuhkan oksigen yang tinggi didalam kolam kisaran 4 ppm-6 ppm. Randi Farm menggunakan pompa celup dengan ketinggian pompa 2,5 meter dengan kekuatas 43 watt.
3. Penambahan bahan baku stater yang mengandung karbon seperti molase, tepung tapioka, tepung terigu, bekatul atau gula.
4. Kondisi lingkungan air kolam dibuat selalu mengaduk dengan bantuan semburan air atau aerator.






Ciri-ciri air kolam yang terbentuk sistem bioflok
1. Warna air kolam coklat kekuningan semakin lama akan coklat kemerahan.
2. Air kolam tidak berbau.
3. Air kolam lebih encer dan tidak kental.
4. Jika diambil sampel airnya didiamkan beberapa menit, terdapat endapan coklat kehijauan yang melayang-layang didalam air.
5. Ikan lele sehat dan gesit.

Mengapa dibutuhkan bahan Penambahan Bahan yang mengandung karbon kedalam air kolam.
Didalam sistem bioflog membutuhkan oksigen, sisa pakan, air yang tersuspensi dan bantuan bakteri probiotik didalam kolam. Bakteri ini membutuhkan makanan untuk bermetabolisme dan berkembang menjadi jumlah yang mampu menguraikan sisa pakan didasar kolam. Bakteri dapat memanfaatkan ammonia-nitrogen dengan effisien jika perbandingan C/N sekitar 15-25 : 1. Sehingga kekurangan karbon dilakukan kegiatan penambahan bahan ke dalam kolam seperti gula, molase , tepung tapioka, tepung terigu, dan dedak.
Randi Farm sudah menghitung dengan pemberian pakan pelet dengan kandungan protein 34%, dengan luasan kolam ukuran 5 x 2 tinggi 1 meter.Setiap hari diberikan 2 ons bahan karbon kedalam kolam.



Saat ini RANDI FARM sedang mencoba menerapkan tehnik budidaya dengan sistem padat tebar BIOFLOK di Purwokerto. Menggunakan pakan buatan kami dengan protein 34%, penambahan tepung terigu, molase dan bekatul, tebar benih mulai dari kepadatan 500, 600, 700 benih/meter3 dan dimulai dari ikan lele ukuran 4-6. Postingan selanjutnya tentang tehnik dan video penampakan ikan lele Bioflog di Randi Farm. Semoga Bermanfaat.

52 komentar:

Xarell Farm mengatakan...

Hebat...
Semoga sukses mas, wajib info updatenya yah.
Sudah ga sabar untuk aplikasi ke kolam sendiri nih

Anonim mengatakan...

Good Luck, dikolam terpal bisa? kapan ni info hasil pmbuktiannya?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Xarell dan Anonim : Hingga tanggal ini 21 Juni 2012 sejak ditebar tanggal 17 Juni 2012..ikan lele sangat lincah, belum ada kematian, air tidak berbau,nafsu makan ikan menjadi tinggi. Akan selalu kami update.

Terima kasih

Randi Farm

Ikhy mengatakan...

proses pembuatan kolam dgn sistem biofloc apa hrus melakukan pemupukan terlebih dahulu pak ?
komposisinya ap aja ?

mohon info pak ?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Ikhy : Tidak, justru kita membuat booming probiotik baccilus sp didalam kolam. Sehingga setelah kolam siap dan instalasi aerator sudah terpasang maka diisi air dan oksigen langsung dinyalakan.diberi perlakuan probiotik baccilus dicampur molase.. diberi bekatul dan tepung terigu untuk penambahan bakteri didalamnya.Silahkan melihat postingan selanjutnya tentang pembuatan instalasi bioflog.

Terima Kasih

Randi Farm

Ikhy mengatakan...

komposisi dr molase bekatul serta tepung terihunya brpa pak ?

klo pembuatan istalasinya d mna bisa saya lihat.
mulai dr dasar kolamnya pak.?
tq sebelumnya pak..

sanggar azumah mengatakan...

oke mas, saya belajar juga nich.
makasih infonya.
ditunggu update berikutnya.

H3nry mengatakan...

mas randi..
Alhamdulillah minggu lalu saya telah melakukan panen pertama saya di kolam 1 ( ada 2 kolam yg di tanam, rencana bikin 4 kolam )dalam 2bulan 1minggu.
padat tebar yg saya lakukan ternyata kurang berhasil krn dgn kolam 4x6 isi 4500 benih saya hanya panen 300kg. itupun dgn besaran ikan tdk sama ( tdk si sortir )
saya menggunakan air yg tdk mengalir ( airnya hijau ) namun kadang di tambah agak ada pergantian stiap 3minggu sekali, sekitar kolam banyak pohon pendek dan tinggi
kira2 dimana letak kesalahan yg utama ya mas ?
terimakasih sebelumnya

henry

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@henry : Alhamdulillah..panen merupakan salah satu langkah selanjutnya untuk bisa terus menjalankan usaha lele..terus berjuang dan sungguh-sungguh...terkait dengan padat tebar dengan air yang tidak mengalir memang akan menghasilkan ikan yang tidak rata...Padat terbar membutuhkan oksigen yang tinggi dan tingkat keseragaman pakan yang adil..tujuannya agar ikan lele berkembang dengan rampag/rata dan tidak terjadi kanibalisme..saya sarankan tambahkan kompos didalam kolam dan tambahkan probiotik yang berasal dr bacillus sp...rhodoccocus ; dan rhodobacter.. :-)

bambang soreang mengatakan...

topppppppppppppsssss
mas Yusup, barang kali tidak keberatan untuk menularkan ilmi bioflock nya ke PF
setelah saya baca tulisan diatas, nampaknya sinkron dengan SPAK yang sudah di install di kolam2 PF, seperti aerator dan sirkulasi air kolam
Suwun
Bambang Pur

Firmansyah Akatigo mengatakan...

saya mau tanya mas, apakah semburan air aerator nyo harus 24 jam. sebaiknya gimana mas

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Firmansyah : untuk menjaga kestabilan kandungan oksigen didalam kolam memang seharusnya menyala 24 jam..memang baiknya dibuat kolam saling berhubungan supaya dari 4 sampai 5 kolam cukup menggunakan 1 pompa saja..

Terima Kasih

Randi farm

Firmansyah Akatigo mengatakan...

makasih mas, atas infonya. saya lagi nyoba bikin aliran airnya mas.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Firmansyah : Baik dicoba mas..semoga berhasil..

Terima kasih

Randi Farm

a12vim mengatakan...

Ass. Wr.Wb.
Mas randi yang baik, air yang ada di tempat saya sangat melimpah walaupun di musim kemarau,yang saya mau tanyakan adalah :
1. Apakah baik kalau kolam lele kita buat sirkulasi air seperti kolam ikan mas yang airnya berganti terus, dan berapa kira-kira debet air yang masuk permenitnya ?
2. apakah sama dengan bioflok kalu kita menggunakan sirkulasi air berjalan dan pembuangan keluaran air dibuat pipa dibawah kolam ?
terima kasih mas atas infonya

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@a12vim :
Waalaikumsalam wr wb

Dengan sistem air mengalir bagus sekali mas...bahkan bisa dibuat padat tebar hingga 1000/meter3..tidak perlu menggunakan sistem bioflok..karena kotoran dan sisa pakan akan langsung terbuang dengan sistem air berjalan...untuk debit airnya disesuaikan saja...jangan terlalu cepat..

Terima Kasih

Randi Farm

a12vim mengatakan...

Ass.wr.wb.
maaf mas saya banyak tanya karena saya peternak pemula, saya membuat kolam beton 10 kolam @ 8 x 10 m dan kolam indukan 6 buah @ 3 x 8 m, kolam tanah 4 kolam @ 20 x 30 m dan kolam pembenihan 25 kolam @ 3 x 5 m, mungkin saya akan butuh informasi dan produk-produk dari Randi Farm, semoga saya bisa bisa mengikuti sukses nya mas Rendi... Amiinn...

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@a12vim :
Waalaikumsalam wr wb

Baik, silahkan. Saling berbagi informasi dan bertukar wawasan akan menambah ilmu kita bersama..dan mudah-mudahan bisa barokah untuk semua..

:-)

priyanto - jatim mengatakan...

mas, di tempat saya cuma tersedia air PAM.

yang mau saya tanyakan, apa bisa probiotiknya tumbuh dalam air berkandungan kaporit?

kalau tidak bisa, bagaimana ya cara paling murah untuk memurnikan air PAMnya?

terima kasih.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@priyanto : Bisa...tapi perlu penambahan bahan penetral seperti enceng gondok, gedebok pisang, jerami, kompos sapi, daun kelapa kering...bahan-bahan itu dimasukkan kedalam karung supaya penganggkatannya mudah..direndam paling tidak 1 minggu mas..

Terima Kasih

Anonim mengatakan...

Mas Randy teknik ini bisa dikombinasikan dgn aquaponic gak ya ? Mohon pencerahannya ...

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Anonim : untuk sekarang belum kami kombinasikan terlebih dahulu mas..

dede romanda, ST mengatakan...

assalamu'alaikum Wr. Wb.

maaf gan saya mau tanya, untuk membeli probiotik yang berasal dr bacillus sp, rhodoccocus, dan rhodobacter itu biasanya ditoko apa? makasih sebelumnya.


dero

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Dede

Waalaikumsalam wr wb

Salam kenal..untuk probiotik kami beli di toko yang biasa menjual pakan ikan pak, obat-obatan dan biasanya juga sudah ada probiotiknya..coba ditanyakan saja.

Terima Kasih

Randi Farn

MTs ASSALIMIYAH mengatakan...

kang mohon digambarkan secara skema gambar kolamnya masih rada binggung nih. nuhun

Anonim mengatakan...

Bagaimana hasil panenan dari sistem bioflock ini. Kan postingan di Juli 2012, mungkin sudah beberapa kali panen ya Kang?

Terima kasih
uyung

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@uyung : Hasil belum berhasil dengan baik, karena kami sedang fokus ke pakan ikan dahulu. Nanti akan kami coba kembali dan akan ada postingan lebih lanjut.

Terima Kasih

Randi Farm

Anonim mengatakan...

Bisa tau dibagian mana kurang berhasilnya?
Apakah banyak yg mati, pertumbuhan lambat atau penggunaan pelet yg ttp banyak?

Terima kasih
Uyung

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Uyung : Masih banyak yang mati karena kena suhu dingin di bulan oktober kemaren, lalu pakan yang kurang sempurna, karena kami mengggunakan pakan tenggelam..

Anonim mengatakan...

Mas Randi saya sangat terinspirasi dengan berbagai tehnik yang dipakai dalam pengembangan budidaya lele ini. Dari berbagai jurus yg dipakai, mana yg sekarang dijadikan sebagai alat untuk budidaya lele secara komersil? Dalam arti sudah dipakai terus oleh mas Randi?

uyung

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Uyung : Untuk saat ini kami menggunakan tehnik pemberian kompos diawal kolam seperti tehnik yang lama...kami belum menggunakan tehnik bioflog terlebih dahulu..

Terima Kasih

Randi Farm

Priyanto - Jatim mengatakan...

Mas, saya baca dari artikel lain, probiotik untuk sistem biofloc ini memakai bakteri yg sifatnya heterotrof ya?

Yang ingin saya tanyakan :
1. kalau lokasi kolam terpapar sinar matahari, apa ada pengaruh? misal yang booming justru bakteri autotrof (kolam jadi berwarna kehijauan), sehingga floc gagal terbentuk?

2. seperti no.1 di atas, berarti probiotiknya ga boleh campur-campur ya mas? soalnya saya terlanjur cocok pakai produk probiotik lain, apa bisa menghambat perkembangbiakan bacillusnya?

3. di artikel yang sama, disebut bakteri heterotrof bisa mengurai sampah organik 20x lebih cepat dari bakteri autotrof, apa benar mas? berarti tidak perlu penyiponan kolam lagi?

4. apa bisa sistem biofloc ini diaplikasikan untuk sistem kolam tandon kaya probiotiknya pak gunawan? (mungkin mas pernah tahu)... bedanya, produknya pak gunawan yg bikin kolam jadi hijau (bakteri autotrof yg lambat mengurai sampah organik), diganti dengan bacillus yang bikin kolam jadi kuning coklat (bakteri autotrof yg lebih cepat mengurai sisa makanan lele)?

Mohon pencerahannya mas, matur suwun.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Priyanto :

1. Lokasi memang sebaiknay terpapar sinar matahari..jika yang booming bakteri autotrof sepengalaman kami tetap bisa menjadi merah dengan rutin memberikan bakteri heterotrof dan penambahan prebiotik berupa bahan manis seperti molase, gula, gula merah, bekatul.

2.baiknya tetap satu probiotik saja..jika sudah terlanjur dilanjutkan sedapatnya.

3. Perlu ada perhitungan jumlah bahan organik yang dihasilkan didalam kolam (perhitunggan kami kurang paham) dan harus diuraikan oleh bakteri dengan jumlah bakteri yang harus diberikan kedalam kolam. Agar dosisnya juga tepat.


4. Jawabannya adalah percobaan langsung dilapang :-) karena kami sendiri belum pernah mencoba..

Terima Kasih

Randi Farm

Putra mengatakan...

Ass.wr.wb.

1. Membutuhkan probiotik pembentuk flog. Randi Farm menggunakan bakteri Bacillus sp seperti Bacillus Substilis, Bacillus cereus.Probiotik bisa dibeli dipasaran dengan harga yang murah dan bisa diperbanyak dengan molase supaya lebih hemat.
3. Penambahan bahan baku stater yang mengandung karbon seperti molase, tepung tapioka, tepung terigu, bekatul atau gula.
4. Kondisi lingkungan air kolam dibuat selalu mengaduk dengan bantuan semburan air atau aerator.

mas randi jelas tolong jelasakan point ke3 nya donk kurang ngerti saya .
sama point ke4 nya gimana cara membuat air dikolam selalu mengaduk ??
point kesatu nya tu dikasih setiap hari atau ada takarannya mass ??

maap banyak tny mas

terimakasih

Randi Farm

Anonim mengatakan...

MANTAB

Khalid Ali Fahmi M. mengatakan...

Salam sukses Mas.

Nanya lagi nih
Adakah efek samping pada ikan atau flok apabila oksigenterlarut terlalu banyak?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Putra : Point no.3 adalah prebiotik atau makanan untuk probiotik. Sehingga perkembangan probiotik didalam kolam didukung oleh makanan bakterinya..
No.4 dengan pembuatan kolam bundar, dengan pemberian oksigen menggunakan pompa submersible.

@Khalid : oksigen terlarut terlalu banyak justru sangat baik untuk ikan..karena proses penguraian membutuhkan banyak oksigen terlarut. Dan aktifitas metabolisme ikan lele.

Terima Kasih

Randi Farm

Anton Ilham mengatakan...

Luar biasa gan...
thanks atas postingan bermanfaatnya.
saya anton mengelola kolam 2m x 6 m sebanyak 5 kolam dengan kepadatan tebar 6.000 ekor perkolam. Sebut saja kolam 2. 3. 4 mulai berwarna coklat kekuningan dan kini air kolam berwarna merah. Beberapa hari ini sya di pusingkan oleh pendapat para petani tradisional tentang jumlah kepadatan kolam dan warna air kolam merah yang menurut mereka aneh. Dalam 3 hari ini saya ganti air total kolam tetap saja masih merah. Penggantian air saya lakukan karna kuatir

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Anton : gampang saja...selama air kolam tidak berbau..ikan lele yang diperlihara sehat, pertumbuhan ikan lele meningkat...mau kolam warna biru sekalipun..tidak masalah :-)
Justru terlalu sering ganti air menyebabkan ikan lele menyesuaikan diri lagi..dengan air yang baru...seperti kita yang sering gonta-ganti tempat tinggal kan pusing,,,nah ikan lele juga sama... :-)

Terima Kasih

Randi Farm

putri muliyani r s mengatakan...

assalamualaikum

1. kak, minta tolong lebih jelaskan takaran pakan dan pemberian molasenya gan. soalnya kurang paham. kalau pakan kan pasti perhari. kalau molasenya bagaimana? apa setiap habis diberi pakan?

2. jelaskan hal-hal yang perlu dihindari dan dianjurkan untuk posisi kolamnya. misal di tempat yg terpapar sinar dsb

maaf kak, saya sangat pemula. mohon bimbingannya. trimakasih.

putri

putri muliyani r s mengatakan...

tambahan kak..
pengkondisian kolam yg baik (kadar oksigen yg baik, pemberian probiotik) itu dilakukan sebelum benih ditebar atau bagaimana?

maaf banyak bertanya :)

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@putri :
Waalaikumsalam wr wb

1. Untuk molase bisa diberikan 2-3 hari sekali...jika dirasa terlalu sering bisa dilakukan 3 hari sekali..

2. Hal-hal yang harus dihindari..sebaiknya jangan menggunakan kolam yang lebar dan terlalu luas..
Hindari pembuatan kolam yang diatasnya terdapat daun yang rindang..
Perhatikan air sumber, jangan menggunakan air sumber rumah tangga..

3. Pengkondisian dilakukan 1 minggu sebelum tebar benih dan setelah benih masuk harus selalu diperhatikan lingkungan air...perhatikan kondisi ikan yang masuk..apakah terjadi stress pada ikan atau tidak..

Terima Kasih

Randi Farm

napi np mengatakan...

apa saja kendala - kendala dalam teknik budidaya bioflok dan bagaimana cara penanganannya?

Sunardianto Oki mengatakan...

Kolam diameter 4 idialnya pakai berapa banyak air stonenya..please.

Sunardianto Oki mengatakan...

Kolam diameter 4 idialnya pakai berapa banyak air stonenya..please.

kim mahesa mengatakan...

Pake air stone/disc diffuser 1 aja mas bro, taruh di atas center drain, beli aerator yg minimal 40 watt

indrachandra mengatakan...

Mas. Klo untuk makanan microorganismenya selain pakai molase apa ya...? Karena tempat saya tidak ada tetes tebu... Trims

baskoro abimanyu mengatakan...

bagus tidak kolam bioflok menggunakan beton semua.
bagaimana cara pasang aerator pada kolam bioflok.
mohon pencerahan.trimakasih

Mohammad Yusuf mengatakan...

@Indrachandra : bisa dengan gula pasir untuk menggantikan molase..atau gula aren..
@baskoro : bisa saja menggunakan beton..pada umumnya aerator ditempatkan merata..jika satu kolam bisa berisi 4-6 titik aerator...

Terima Kasih

Puguh Trisadono mengatakan...

Sebelum makan 3x sehari

ardi nata mengatakan...

mas randi mau tanya bakteri mengandung subtilis,psedomonas,untuk pembentuk flok merek apa saja mas randi

WarungGuru mengatakan...

Mas, sy punya 3 kolam bioflok. Masih 3 hari proses pembuatan bioflok. Yg 2 normal sprti umumnya. Laaaah, yang 1 warna kehitaman, berbau, dan tidak ada mikroorganisme yg nempel atau melayang. Padahal proses awal dan takaran sama. Mohon pencerahan.
(Rudi Jember)

Posting Komentar