Selasa, 21 Januari 2014

Produksi Pakan Hijauan Ternak dengan Hidroponik



  
Rumput sebagai hijauan untuk pakan ternak sapi, kambing, kuda . Namun salah satu kendala yang dihadapi dibidang peternakan Indonesia yaitu sulitnya mendapatkan pakan hijauan segar secara kontinyu. Beberapa petani masih menggunakan cara tradisional untuk mencari rumput di sekitar dan memerlukan waktu yang lama untuk mencari rumput. Bahkan saat musim kemarau rumput sukar dicari. Petanipun juga kesulitan menambah kuota sapi yang diusahakan dikarenakan tenaga dan tempat yang dilokasikan untuk mencari rumput juga terbatas, sehingga tidak bisa menambah sapi atau kambing.
Lalu bagaimana negara tetangga seperti Australia dan di luar negeri bisa memproduksi daging dengan jumlah besar dan daging yang diimport sampai indonesia juga harganya murah?????.
Karena mereka memproduksi sapi dan kambing dalam jumlah besar. Jika jumlah yang di produksi besar jadi makanan yang di produksi  untuk sapi dan kambing. Pertanyaan selanjutnya...
Bagaimana mereka bisa menanam rumput untuk kebutuhan sapi dan kambing dalam jumlah yang besar????...Inilah peranan teknologi masuk didunia peternakan. Salah satu tehnik produksi rumput yang mereka kembangkan yaitu HIDROPONIK PAKAN TERNAK. Silahkan dilihat salah satu video berikut ini.


Tanaman yang digunakan yaitu Gandum jika diluar negeri, jika disesuaikan dengan iklim di indonesia yaitu keluarga tanaman padi,sorgum, milet dll. Sistem ini bertujuan memproduksi makanan ternak dengan menumbuhkan tanaman mulai dari biji sampai siap panen sekitar 10-14 hari jika menggunakan padi. Jika menggunakan gandum sekitar 7 hari.
Apa keuntungannya :
  1. Sistem ini memungkinkan produksi tanpa mengenal cuaca di luar, karena dibudidayakan di dalam ruangan. 
  2. Sistem ini juga memungkinkan produksi pakan ditempat areal peternakan sehingga hemat tenaga ,waktu dan biaya.
  3. Sistem ini juga memproduksi pakan lebih banyak dan lebih besar, karena tanaman dibudidayakan dengan sistem rak (8-10 rak) yang diharapkan dengan pakan yang melimpah akan menambah kuota sapi atau kambing.
  4. Pakan lebih segar dan mengandung banyak hormon pertumbuhan, karena tanaman gandum, atau padi yang dibudidayakan masih muda (umur 7-14 hari) sehingga tanaman masih memproduksi hormon pertumbuhan lebih banyak seperti hormon auksin.
  5. Bisa di produksi tiap hari dan terjamin kesegarannya. Karena pakan yang diberikan dipanen dari tempat budidaya hidroponik.
Sistem ini tidak perlu mendirikan rumah plastik, karena tanaman yang dibudidayakan hanya saat pembibitan yaitu dari biji sampai umur 7-14 hari, sehingga tidak memerlukan cahaya matahari. Kami mencoba untuk eksperimen di dalam rumah menggunakan biji padi. Sistem ini juga memerlukan listrik yang relatif kecil karena hanya menaikkan air dari bawah menggunakan aerator.
Dengan cara yang sederhana kami mencoba untuk menumbuhkan biji padi dengan sistem hidroponik. Menggunakan air yang diberi hormon dan aerator kecil. Biji padi yang digunakan yaitu Padi Cisadane dan kami tumbuhkan didalam rumah sampai 14 hari.











Perhitungan biaya produksi menggunakan sistem ini sekitar Rp 2300/kg (tanpa tenaga kerja). Dan perlu penelitian selanjutnya jika ingin dikembangkan lebih jauh menggunakan tanaman lain yang lebih cepat tumbuh dan biaya lebih murah. Semoga informasi ini bisa bermanfaat.

Terima Kasih

20 komentar:

Sal Alkhairaat mengatakan...

Lalu bagaimana dengan pencahayaannya jika dibudidayakan dalam ruangan? Terima kasih sudah berbagi ilmunya..

Pengobatan Disentri mengatakan...

Artikelnya sangat berkualitas, ditunggu saran dan kritiknya http://goo.gl/Lp7gI2 ,terimakasih

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Sal : Pembibitan hidroponik seperti gambar diatas. tidak memerlukan pencahayaan matahari dan tanaman tumbuh berasal dari endosperm dari biji. terima Kasih

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Liver mengatakan...

terimakasih udah bagi-bagi informasi

Pengobatan Tumor Telinga Herbal mengatakan...

ditunggu kunjungan baliknya

hendi mengatakan...

Untuk per Kg bibit padi bisa untuk berapa hari jika hewan yang dipelihara 1 ekor kambing dewasa? Terima Kasih.

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Hendi : Perlu penelitian lebih lanjut untuk sampai ke tahap penggemukan kambing.

Terima Kasih

Andika Riyandi mengatakan...

Kang, hal ini kontra dengan link berikut.. menurut saya ada benarnya karena kebutuhan dry matter hewan tidak terpenuhi hanya dengan fodder yang notabenenya dry matter cmn 15% kurang.. jadi untuk dapat kebutuhan hijauan 3kg butuh fodder lebih dari 5kg (kurang lebih)

http://www.sheepandgoat.com/articles/hydrofodder.html

Trims

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Andika : memang perlu penelitian lebih lanjut kang. Disini saya hanya memberikan contoh untuk pola hidroponiknya.tp belum sampai ke aplikasinya. Terima Kasih atas saran dan masukkannya.

urang karawang mengatakan...

itu benih padinya di taburin di genangan air? apa gimna?

Anonim mengatakan...

1 kg benih bisa jadi berapa kg hijauan kering pak?

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@urang : tidak digenangi air mas..nanti akan busuk. tapi biji dialirin air dengan intensitas rendah.
@Anonim : 1 kg yang kami coba baru mencapai 3 kg hijauan basah.

Terima kasih

Anonim mengatakan...

sialan padahal gw dah berpikir dari tahun lalu buat judul tesis, hehe3..gpp yang penting tujuannya sama menyelesaikan permasalahn utama pakan ternak, ane lagi berpikir tentang pemercepatan pertumbuhan agar dapat 7 hari siap panen, lagi buat percobaannya, Semangat Maju Terus Pertanian Indonesia

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Anonim : teknologi ini belum digunakan di indonesia sebagai sumber pakan ternak. Peternak masih mengandalkan bahan fermentasi untuk pakan pengganti hijauan. Kalo 7 hari dilihat dari fase pertumbuhannya gandum tetap lebih cepat..dibandingkan padi mas. :-)

bambang mengatakan...

Saya menggunakan jagung untuk benihnya,. saya panen dalam 14 hari, dari 1 kg jagung menjadi 10 Kg Fooder ,.

Mohammad Yusuf mengatakan...

@bambang : Alhamdulillah ada yang sudah mencoba dari jagung... :-) terima kasih atas informasinya..

Imam Hasanuddin mengatakan...

bagus

wangsadilaga mengatakan...

sepertinya ini cocok untuk asupan suplemen demi 6 ekor kelinciku. terimakasih sudi berbagi.
semoga mendapatkan balasan kebaikan yang berlipat untuk anda dan keluarga, amin.

newdar vania mengatakan...

1kg jagung apakah cukup untuk kebutuhan 1 sapi tiap harinya

Andy Setyabudi mengatakan...

Kalo sapi mesti 20kg per hari jadi klo 1kg jadi 10kg sehari mesti 2 kg jagung,,

Posting Komentar