Kamis, 03 April 2014

Kreatif membuat pelet apung sederhana dengan bahan sederhana






Sudah banyak petani ikan yang mengeluhkan biaya pakan yang semakin tinggi. Disisi lain petani yang mencoba membuat pelet ikan terapung terkendala biaya mesin yang mahal dan memerlukan investasi yang besar. Padahal usaha ikan yang dirintis semakin minim keuntungannya. Permasalahan pelet merupakan momok tersendiri bagi petani ikan karena memang semakin naik harganya.
Saya dengan kerendahan hati mencoba melakukan uji coba membuat pelet apung dengan berbagai informasi yang kami dapat. Sebelumnya ada info pelet mengapung dengan fermentasi yang hasilnya belum bisa mengapung (kami lakukan uji coba sendiri) Hasil Uji Pelet Fermentasi.
Sebetulnya kami sudah postingkan bahan pengapung dengan menggunakan ampas tahu sesuai dengan postingan kami di Ampas tahu sebagai bahan pengapung


Namun bahan ampas tahu termasuk bahan yang mudah busuk, harus dicari setiap hari, bersaing dengan peternak lainnya seperti peternak kelinci, kambing, domba bahkan peternakan babi. Sehingga saya rasa bahan ini belum bisa menjadi syarat bahan kontinyu.
Saya tidak berhenti sampai sini, kami mencoba lagi dengan bahan yang sederhana dan melakukan uji coba menggunakan onggok atau biasa disebut gaber. Onggok adalah limbah dari tepung tapioka. Saya melihat bahan ini sangat ringan jika diberikan kedalam air dan keadaan kering. Sehingga kami mencoba untuk melakukan uji coba menggunakan tepung ikan.

Formulasi menggunakan beberapa dosis yaitu onggok yaitu 60%, 50% dan 40% sisanya bahan tepung ikan

Ketiga bahan formulasi kami campur secara homogen




Bahan kami cetak



Pelet hasil cetakan kami jemur




Setelah kering kami lakukan uji coba tingkat apung dan hasilnya





Kesimpulan hasil uji coba kami pada bahan dengan dosis onggok 50% dan tepung ikan 50% memiliki tingkat apung 90% dengan lama mengapung 6 detik. 

Mengapung selama 6 detik mungkin masih terlalu cepat tenggelam. Namun jika untuk ikan yang kemampuan makan tinggi seperti ikan lele dan ikan bawal. Jelas pelet tidak sampai 3 detik akan termakan sempurna oleh ikan.Jadi formulasi onggok 50% dalam bahan baku pakan dan minimal 40% bahan baku onggok dalam pakan bisa membantu pelet menjadi apung selama 6 detik.
Lalu onggok sebanyak 40% dengan tingkat gizi yang kurang dan mengandung protein yang rendah??? Apakah bisa mendukung gizi untuk ikan dalam satuan bahan baku.Ada bahan tehnik seperti fermentasi onggok dengan urea dan aspergillus niger agar menaikkan protein hingga 17%. Ada bahan tambahan protein sel tunggal lainnya yang bisa ditambahkan ke dalam bahan tepung ikan, penambahan hormon, silase, antraktan (penambah aroma bau) dan vitamin dalam formulasi sehingga pelet yang kita buat bisa lebih baik lagi. Informasi bagaimana cara menaikkan kualitas bahan baku pelet yang kita buat ada di postingan kami selanjutnya. 

Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk petani ikan yang ingin membuat pelet sendiri.
kami juga mengadakan pelatihan satu hari .setiap hari minggu di cilacap jawa tengah, khusus pembuatan pelet dengan kontribusi Rp 600.000 /orang info lebih lanjut sms 085647613701 (yusuf randi)

Terima Kasih


7 komentar:

abu dandy mengatakan...

ongok+tepung total proteinnya jd brpa pak?
trmaksih

RANDI FARM PURWOKERTO AQUAPONIK-HIDROPONIK mengatakan...

@Abu : onggok minimal 40% dari bahan baku. Sebaiknya menggunakan onggok yang sudah difermentasi sehingga kadar proteinnya lebih tinggi. Sisanya tepung protein 60%.

Terima Kasih

Bintang Handrian mengatakan...

Maaf mau tanya mas randy.
Bila ingin terapung minimal 30 mnt bagaimana buat nya?

Mohammad Yusuf mengatakan...

@bintang : tabhakan ampas tahu lebih banyak....

e-citi.PCKIDS mengatakan...

Salam kenal mas.... mas mohon maaf sebelumnya... jadi persisnya komposisi pembuatan pelet dg menggunakan onggok seperti apa ya masa... terima kasih unt sharenya....

mukhtar udin mengatakan...

Salam sukes,,,klo dengan bahan bekatul,,ampas tahu,,tepung ikan dan probiotik,,dengan perbandingan brpa pak untuk mencampurnya...

deni citra susila mengatakan...

onggok aren apakah bisa juga pa untuk pembuatan pakan ikan...

Posting Komentar