Rabu, 11 Juni 2014

Produksi Pakan Hijauan Ternak dengan metode Aquaponik


Melanjutkan postingan saya tentang pakan hijaun dengan metode hidroponik Pakan Hijauan Hidroponik tentang produksi hijauan dengan metode hidroponik. Saya mencoba membuat pakan hijauan dengan menggunakan biji padi sebagai tanaman hijauan untuk pakan ternak. Menggunakan talang dan pompa air,  saya tempatkan  penanaman benih ditembok diberi air dari aquarium berisi ikan mujaer.








Saya sadur dari postingan saya  sebelumnya.
Rumput sebagai hijauan untuk pakan ternak sapi, kambing, kuda . Namun salah satu kendala yang dihadapi dibidang peternakan Indonesia yaitu sulitnya mendapatkan pakan hijauan segar secara kontinyu. Beberapa petani masih menggunakan cara tradisional untuk mencari rumput di sekitar dan memerlukan waktu yang lama untuk mencari rumput. Bahkan saat musim kemarau rumput sukar dicari. Petanipun juga kesulitan menambah kuota sapi yang diusahakan dikarenakan tenaga dan tempat yang dilokasikan untuk mencari rumput juga terbatas, sehingga tidak bisa menambah sapi atau kambing.
Lalu bagaimana negara tetangga seperti Australia dan di luar negeri bisa memproduksi daging dengan jumlah besar dan daging yang diimport sampai indonesia juga harganya murah?????.
Karena mereka memproduksi sapi dan kambing dalam jumlah besar. Jika jumlah yang di produksi besar jadi makanan yang di produksi  untuk sapi dan kambing. Pertanyaan selanjutnya...
Bagaimana mereka bisa menanam rumput untuk kebutuhan sapi dan kambing dalam jumlah yang besar????...Inilah peranan teknologi masuk didunia peternakan. Salah satu tehnik produksi rumput yang mereka kembangkan yaitu HIDROPONIK PAKAN TERNAK. Silahkan dilihat salah satu video berikut ini.
 
 
 Apa keuntungannya :
  1. Sistem ini memungkinkan produksi tanpa mengenal cuaca di luar, karena dibudidayakan di dalam ruangan. 
  2. Sistem ini juga memungkinkan produksi pakan ditempat areal peternakan sehingga hemat tenaga ,waktu dan biaya.
  3. Sistem ini juga memproduksi pakan lebih banyak dan lebih besar, karena tanaman dibudidayakan dengan sistem rak (8-10 rak) yang diharapkan dengan pakan yang melimpah akan menambah kuota sapi atau kambing.
  4. Pakan lebih segar dan mengandung banyak hormon pertumbuhan, karena tanaman gandum, atau padi yang dibudidayakan masih muda (umur 7-14 hari) sehingga tanaman masih memproduksi hormon pertumbuhan lebih banyak seperti hormon auksin.
  5. Bisa di produksi tiap hari dan terjamin kesegarannya. Karena pakan yang diberikan dipanen dari tempat budidaya hidroponik.





Semoga informasi ini bisa bermanfaat
Terima Kasih :-)

1 komentar:

Fani Hasyim mengatakan...

koq pake kerupuk ya?

Posting Komentar