Sabtu, 19 Juli 2014

Bertani Terpadu Skala Rumah Tangga (Bagian 1.Pendahuluan)


Pertanian terpadu yaitu suatu bentuk usaha tani dengan mengkombinasi beberapa usaha tani didalam satu wilayah. Pertanian secara umum meliputi sektor budidaya tanaman, perikanan, peternakan, pengolahan pasca panen. Jadi pertanian terpadu tidak hanya melakukan kegiatan budidaya tanaman saja, tapi perlu kombinasi di antara beberapa usaha tani.
Saya membuat postingan ini setelah aplikasi yang saya lakukan sendiri di rumah saya di cilacap jawa tengah.  Skala rumah tangga artinya usaha yang dilakukan memiliki persyaratan yang harus dipenuhi yaitu :

  1. Usaha tani skala kecil, sederhana dan mudah diterapkan.
  2. Usaha tani tidak berbau dan tidak bising suara (berisik) mengingat rumah tangga masih berdekatan dengan lingkungan sekitar perumahan.
Jadi definisi sederhana bertani terpadu skala rumah tangga yaitu kombinasi beberapa usaha tani yang saling terkait  dalam lingkup sederhana, bersih, dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Hasil aplikasi yang saya kerjakan di cilacap terkait dengan bertani terpadu secara rumah tangga didapat beberapa setidaknya 8 usaha tani yang bisa dilakukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan bisa jdi untuk skala bisnis yaitu :
  1. Usaha peternakan kelinci
  2. Usaha ayam kate petelur
  3. Usaha pembesaran ikan
  4. Usaha pupuk organik padat dan cair
  5. Usaha pakan ternak, unggas dan ikan
  6. Usaha biogas
  7. Usaha budidaya maggot Black Soldier Fly
  8. Usaha sayuran hidroponik organik.
Kegiatan usaha ini bisa menghasilkan ouput yang berbeda terkait dengan kebutuhan rumah tangga.Masing-masing usaha memiliki peranan tersendiri didalam satu rangkaian usaha tani terpadu yaitu :
  1.  Usaha peternakan kelinci, pembesaran ikan dan ayam petelur  akan menghasilkan daging sumber protein dan menghasilkan feses urine sumber pupuk dan energi biogas.
  2. Usaha sayuran hidroponik organik akan menghasilkan sayuran sebagai sumber vitamin dan serat sisa sayuran akan menghasilkan sumber pupuk dan energi biogas.
  3. Usaha pupuk organik memanfaatkan limbah kotoran ayam, kelinci, ikan dan sisa sayuran sebagai sumber nutrisi untuk tanaman hidroponik organik dan sumber bahan usaha biogas. Usaha pupuk organik juga akan menghasilkan maggot untuk pakan ternak dan ikan.
  4. Usaha biogas memanfaatkan limbah kotoran ayam, kelinci, ikan, sisa sayuran dan bahan padat pupuk organik menghasilkan energi gas metana.


Selanjutnya akan kami postingan perbagian usaha tani dan akan saya jelaskan detail dan kegiatan usaha. Akan kami mulai dengan kegiatan usaha pakan di bagian ke 2. Terima Kasih

0 komentar:

Posting Komentar