Senin, 27 Oktober 2014

Analisa harga tepung ikan murni tanpa campuran.


Postingan ini kami buat untuk memberikan gambaran sebenarnya harga tepung ikan yang berada di lapang agar para pelaku pembuat pakan dan pelet bisa mengetahui dan bisa lebih bijak dalam membeli tepung ikan.

Tepung ikan menjadi komoditas paling menjanjikan dalam pembuatan pakan ternak, pelet ikan, pupuk untuk tanaman, pabrik kerupuk ikan, pabrik terasi dll. Letak indonesia yang memiliki banyak laut sehingga ketersediaan bahan baku ikan bisa berlanjut dan kontinyu dibandingkan bahan protein lainnya. Namun kebutuhan yang tinggi untuk bahan ini, sering disalah gunakan oleh pelaku produsen tepung ikan. Tekstur tepung ikan sering dipalsukan atau dicampur dengan bahan lain sehingga akan mengurangi kemurnian tepung ikan. 
Sebagai informasi untuk mendapatkan tepung ikan murni dengan kualitas baik dimana bahan yang digunakan yaitu kepala dan badan ikan utuh saja dalam bentuk segar tawar harga per kgnya Rp 2000. Contoh bahan baku ikan yang digunakan seperti gambar dibawah ini. 


Sebagai analisanya..1 kg ikan segar dengan harga Rp 2000 jika dijadikan tepung ikan murni akan menjadi 2 ons. Artinya terjadi penyusutan bahan baku berupa air dan ekstrak ikan sebanyak 80%, sehingga biaya bahan bakunya saja dalam 1 kg tepung ikan murni akan menjadi Rp 10.000/kg. Dengan asumsi biaya pembuatan operasional Rp 500/kg, maka harga operasional tepung ikan Rp 10.500/kg dan dijual dengan harga Rp 11.500-12.000/kg dengan perkiraan protein up 55%.
Biaya ini murni jika membuat tepung ikan sendiri tanpa campuran dan harganya tergantung dari bahan baku yang dibeli atau didapat. Sehingga jika ada produsen yang menjual tepung ikan protein tinggi up 55% dengan harga murah, lebih baik di survey lebih detial mulai dari asal bahan bakunya dan jika memang ada campuran ditanyakan menggunakan campuran apa, agar para pelaku pembuat pakan bisa menentukan langkah selanjutnya. 

Untuk tepung ikan kualitas kedua biasanya berasal dari limbah fillet ikan laut dengan harga yang lebih murah tapi tetap murni tepung ikan. Bahan-bahan ini biasanya didapat dengan campuran insang, perut, kepala yang masih dalam bagian-bagian ikan. Contoh gambar limbah ikan sebagai berikut 



Tepung ikan dengan bahan baku ini biasanya memiliki kadar protein dibawah 40% sekitar 37-38% dengan biaya operasional yang lebih murah di Rp 6500-Rp 7000/kg sehingga harga jual antara Rp 7500-Rp 8000/kg.

Warna tepung ikan tergantung dari proses pembuatan tepung ikannya dan bahan baku, warna yang terlalu coklat kebanyakan karena proses pengeringan menggunakan steam dengan temperatur tinggi dan cepat kering. Untuk proses penjemuran matahari biasa warna tepung ikan lebih coklat keputih-putihan.
Untuk limbah fillet dengan kualitas protein 37-38% warna lebih kecoklat-coklatan karena sudah mengalami proses penyimpanan yang lama. Tepung ikan dari jenis fillet ikan laut warna tidak sehomogen ikan tawar utuh.



Hindari tepung ikan asin karena mengandung garam mencapai 80% dari total bahan kering, sehingga perlu dicoba atau dicicipi sedikit tepung ikan yang akan dibeli. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Terima Kasih

0 komentar:

Posting Komentar