Selasa, 28 Oktober 2014

Ternak kelinci Randi Farm di Cilacap





Saat ini di cilacap kami juga melakukan ternak kelinci untuk kegiatan pembelajaran dan uji coba kami. Ternak kelinci masih skala kecil dengan memiliki 4 indukan,2 remaja dan 12 anakan. Kami belajar ternak kelinci tanpa hijauan artinya kami tidak memberikan kelinci hijauan, kami mandiri membuat pakan sendiri dengan kandungan serat pengganti hijauan untuk kelinci, hanya tambahan wortel seminggu 1-2 kali. Pakan kami racik dan ramu sendiri. Kami melakukan ternak kelinci karena memiliki banyak keuntungan sebagai ternak sumber hewani yang bisa di aplikasikan di sekitar perumahan. Kelebihan dari ternak kelinci adalah

  1. Kelinci tidak mengeluarkan suara, sehingga tidak berisik.
  2. Memiliki kecepatan perkembang biakan tinggi dibandingkan kambing dan sapi.
  3. Pakan kelinci yang relatif murah, untuk membuat pakan kelinci hanya membutuhkan biaya sebesar Rp 4500/kg dengan kebutuhan pakan 1 ekor kelinci rata-rata 1,5-2 ons. 
  4. Mengajarkan kedisiplinan akan kebersihan, karena kelinci hewan yang bersih. Sehingga menuntut agar kandang pemeliharaan bersih. (aman diterapkan di sekitar rumah)
  5. Bisa dijual dalam bentuk anakan dan daging. Daging kelinci termasuk daging sehat yang rendah lemak, rendah kolesterol namun tinggi protein. (berbeda dengan kambing).
  6. Kotoran bisa digunakan untuk pupuk dan media penghasil maggot untuk pakan ikan dan ayam.
  7. Urine digunakan untuk pestisida wereng pada padi. 
Saat ini kami masih belajar mulai dari tehnik pengawinan indukan, pembesaran anakan, penanggulangan penyakit. Melalukan uji coba lain terkait pembesaran kelinci dan perkembang biakannya.

Kami membuat pakan kelinci sendiri yang kaya akan serat mengurangi hijauan. Kelinci tetap sehat, lincah dan gemuk. 





Indukan dan anak kelinci.

Terima Kasih

0 komentar:

Posting Komentar