Jumat, 21 November 2014

Menyusun dan merumuskan pakan dengan Metode Penduga Sederhana (MPS)






Dalam penyusunan ransum dan pakan baik ikan, unggas, ternak perlu perhitungan yang detail terkait tata aturan penyusunan komposisi bahan baku. Sebelumnya saya selalu membuat komposisi pakan menggunakan metode bujung sangkar. Dalam postingan ini saya akan berikan informasi bagaimana cara membuat komposisi pakan dengan metode yang sederhana yang disebut Metode Penduga Sederhana atau biasa disingkat (MPS).
Seperti metode bujung sangkar metode ini memerlukan persyaratan diketahuinya kandungan gizi setiap bahan baku. Cara ini dilakukan dengan mencoba-coba, menambah atau mengurangi pemakaian bahan baku yang digunakan sebelumnya. Langkah-langkah yang diperlukan dalam menyusun komposisi pakan dengan MPS sebagai berikut :

  1. Ketahui dahulu bahan-bahan makanan yang hendak digunakan.
  2. Ketahui kebutuhan gizi dari obyek ternak/ikan/unggas yang akan diberikan.
Contoh perhitungan :
Membuat pakan/ransum ayam kampung dengan protein 20% dan Energi Metabolisme 2850 kkal/kg.
Bahan yang didapatkan didaerah tersebut yaitu Jagung giling, dedak, kopra, tepung ikan.
Jika diketahui :
  • Jagung giling memiliki protein 8,6% dan Energi Metabolisme 3370 kkal.kg.
  • Dedak memiliki protein 12% dan EM 1630 kkal/kg.
  • Kopra memiliki protein 21% dan EM 1540 kkal/kg.
  • Tepung ikan memiliki protein 60% dan EM 3080 kkal/kg. 
Kita mencoba-coba dengan perhitungan dengan membuat sendiri komposisi yang diinginkan sebagai contoh komposisi jagung 50% / dedak 20% / kopra 10% / tepung ikan 20%.
  • Jagung dengan protein 8,6% dikalikan dengan 50% = (8,6 x 0,5 = 4,3%)
  • Dedak dengan protein 12% dikalikan dengan 20% = (12 x 0,2 = 2,4 %)
  • Kopra dengan protein 21 % dikalikan dengan 10% = ( 21 x 0,1 = 2,1 %)
  • Tepung ikan protein 60% dikalikan dengan 20% = ( 60 x 0,2 = 12 %)
  • lalu semua kadar protein dari masing-masing bahan dijumlah kan = (protein jagung 4,3%) + ( protein dedak 2,4%) + (protein kopra 2,1%) + (protein tepung ikan 12%) = (4,3% + 2,4% + 2,1%+ 12%) = 20,8 %
kesimpulannya dengan  komposisi jagung 50% / dedak 20% / kopra 10% / tepung ikan 20% hasil perhitungan didapat kandungan protein 20,8%. Komposisi bisa diubah-ubah hingga mendapatkan kandungan protein yang diinginkan.
Kemudian bagaimana dengan Energi Metabolismenya??? Dengan menggunakan komposisi jagung 50% / dedak 20% / kopra 10% / tepung ikan 20%
  • Jagung dengan EM 3370 dikalikan dengan 50% = ( 3370 x 0,5 = 1685 kkal/kg)
  • Dedak dengan EM 1630 dikalikan dengan 20% = ( 1630 x 0,2 = 326 kkal/kg)
  • Kopra dengan EM 1540 dikalikan dengan 10% = (1540 x 0,1 = 154 kkal/kg)
  •  Tepung ikan dengan EM 3080 dengan 20%  = ( 3080 x 0,2 = 616 kkal/kg)
  • Lalu semua kadar Energi metabolisme dari masing -masing bahan dijumlahkan = ( 1687 + 326 + 154 +616 = 2781 kkal/kg)
Kesimpulannya dengan komposisi jagung 50% / dedak 20% / kopra 10% / tepung ikan 20% hasil perhitungan didapat Energi Metabolisme 2781 kkal/kg. Komposisi bisa dirubah hingga mendapat kandungan Energi Metabolisme yang diinginkan.
MPS ini juga bisa digunakan untuk menghitungan kandungan gizi lain dengan persyaratan telah diketahui kandungan gizi bahan tersebut seperti lemak, karbohidrat, abu, dll.

Semoga informasi ini bisa bermanfaat. Terima kasih :-)

0 komentar:

Posting Komentar